Susunan Pendiri
- Beranda
- Profil
Destry Damayanti
Gubnernur
PENDIRI
Destry Damayanti
Gubnernur
Destry Damayanti lahir di Jakarta pada tahun 1963. Gelar Sarjana Ekonomi diraih dari Universitas Indonesia dan memperoleh gelar Master of Science dari Field of Regional Science Cornell University, New York, USA.
Destry Damayanti mengawali karier sebagai Senior Economic Adviser Duta Besar Inggris untuk Indonesia pada tahun 2000-2003, peneliti dan pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada tahun 2005-2006, dan Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas pada tahun 2005-2011. Kariernya berlanjut menjadi Kepala Ekonom Bank Mandiri pada tahun 2011-2015, Ketua Satuan Tugas Ekonomi Kementerian BUMN pada tahun 2014-2015.
Pada periode 2015–2019, Destry Damayanti menjabat sebagai Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Ia kemudian menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia pada periode 2019–2026. Sejak 25 Juli 2026, beliau menjalankan tugas sebagai Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia.
Destry Damayanti resmi menjadi Gubernur Bank Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden RI No.92/P Tahun 2026 tanggal 1 September 2026 untuk periode 2026-2031, dan mengucapkan sumpah jabatan pada tanggal 2 September 2026.
Aida S. Budiman
Deputi Gubernur Senior
PENDIRI
Aida S. Budiman
Deputi Gubernur Senior
Aida S. Budiman Lahir di Bogor pada tahun 1965. Setelah menempuh pendidikan di bidang Sosial-Ekonomi Pertanian Agribisnis Institut Pertanian Bogor pada tahun 1987, Aida melanjutkan pendidikan di University of Southern California dan mendapatkan gelar Master di bidang Economics pada tahun 1996. Aida juga melanjutkan pendidikan di Claremont Graduate University dan mendapat gelar Phd di bidang Ekonomi pada tahun 2001.
Sebelum menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Aida menjabat sebagai Deputi Gubernur pada tahun 2022-2026. Aida juga pernah menjabat sebagai Asisten Gubernur membawahi Kebijakan Strategis Sektor Moneter, Bauran Kebijakan Bank Indonesia, dan sinergi dengan bauran kebijakan nasional periode 2020-2022. Jabatan tersebut diemban setelah menjadi Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter periode 2018 dan juga Kepala Departemen Internasional periode 2014-2018.
Aida S. Budiman resmi menjadi Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden RI No.92/P Tahun 2026 tanggal 1 September 2026, dan mengucapkan sumpah jabatan pada tanggal 2 September 2026 dengan masa jabatan sampai 2031.
Filianingsih Hendarta
Deputi Gubernur
PENDIRI
Filianingsih Hendarta
Deputi Gubernur
Filianingsih Hendarta Lahir di Surabaya pada tahun 1963. Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana di bidang Hukum Universitas Airlangga pada tahun 1985, Fili mendapatkan gelar Master di bidang Economics & Finance dari Boston University, USA pada tahun 1992.
Fili mengawali karier di Bank Indonesia pada tahun 1986. Posisi penting yang pernah dijabat Fili, antara lain sebagai Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran (2019-2022), Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial (2015-2019) dan Kepala Departemen Pengelolaan Moneter (2013-2015).
Selama berkarier di Bank Indonesia, Fili juga pernah bertugas pada G20, BIS, FSB, IMF, World Bank, ECB, EMEAP, Feds, Bank of Belgium, BOT, BNM, Deutsche Bundesbank.
Filianingsih Hendarta resmi menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden RI No 21/P Tahun 2023 tanggal 15 Maret 2023 untuk periode 2023-2028, dan mengucapkan sumpah jabatan pada tanggal 18 April 2023.
Ricky P. Gozali
Deputi Gubernur
PENDIRI
Ricky P. Gozali
Deputi Gubernur
Ricky P. Gozali lahir di Jakarta pada tahun 1970. Pendidikan formalnya ditempuh di S1 Manajemen, Universitas Pancasila tahun 1992 serta S2 Magister Manajemen, Universitas Indonesia tahun 2011. Mengikuti program kepemimpinan tertinggi di Bank Indonesia – SESPIBI (2019) serta beragam program pengembangan kompetensi dan kepemimpinan strategis di berbagai lembaga internasional, seperti Strategic Leadership Program di London Premier Center Spanyol (2024), Columbia University (2023), dan Bayes Business School London (2022). Selain itu, juga aktif mengikuti pelatihan dan sertifikasi kebanksentralan dan pasar keuangan baik di dalam maupun luar negeri.
Memulai kariernya di Bank Indonesia pada tahun 1995 di Kantor Perwakilan BI Provinsi Jawa Tengah. Dalam perjalanan kariernya selama lebih dari dua dekade, banyak terlibat dalam pengelolaan portofolio cadangan devisa negara, baik di pasar domestik maupun internasional. Pernah ditugaskan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia New York selama empat tahun (2004–2008), dan menjadi Chief Dealer di pasar valuta asing. Pengalaman tersebut melengkapi pemahamannya atas dinamika pasar keuangan global secara menyeluruh.
Setelah kembali ke tanah air, melanjutkan penugasan strategis sebagai Kepala Divisi Manajemen Valuta Asing, Kepala Divisi Analisa Pasar Internasional, serta Kepala Grup Hubungan Internasional dan Kebijakan Internasional. Kariernya juga mencakup kepemimpinan sebagai Kepala Perwakilan BI di beberapa provinsi, antara lain Gorontalo (2018–2019), Kalimantan Timur (2022–2023), Sumatera Selatan (2023–2025), dan terakhir di Provinsi DKI Jakarta (2025). Dalam kapasitas ini, berperan aktif dalam mendorong pengembangan UMKM, ekonomi syariah, digitalisasi sistem pembayaran, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan.
Selain penugasan struktural, sosoknya dikenal aktif dalam kegiatan organisasi, antara lain menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Ikatan Pegawai Bank Indonesia (IPEBI) periode 2020–2023, serta mengoordinasikan pelaksanaan event Presidensi G20 Sektor Keuangan.
Ricky P. Gozali menjadi Dewan Gubernur Bank Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 68/P Tahun 2025 tanggal 29 Juli 2025 dan mengucapkan sumpah jabatan pada tanggal 11 Agustus 2025
Thomas A.M. Djiwandono
Deputi Gubernur
PENDIRI
Thomas A.M. Djiwandono
Deputi Gubernur
Thomas A.M. Djiwandono lahir di Jakarta pada Mei 1972. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Studi Sejarah di Haverford College, Amerika Serikat, pada tahun 1994, serta meraih gelar Master di bidang Hubungan Internasional dan Ekonomi Internasional dari Johns Hopkins University, Amerika Serikat, pada tahun 2003.
Thomas memulai karier sebagai jurnalis sebelum beralih ke sektor keuangan dan bisnis. Ia pernah berkarier sebagai analis keuangan, konsultan, serta menduduki berbagai posisi strategis di sektor swasta.
Pada Juli 2024, Thomas dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia dan kembali dipercaya menduduki jabatan tersebut pada Oktober 2024. Ia juga menjabat sebagai Anggota Dewan Komisioner OJK Ex-officio dari Kementerian Keuangan pada periode 2025–2026.
Thomas A.M. Djiwandono resmi diangkat sebagai Dewan Gubernur Bank Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 10/P Tahun 2026 tanggal 3 Februari 2026 dan mengucapkan sumpah jabatan pada 9 Februari 2026.
Solikin M. Juhro
Deputi Gubernur
PENDIRI
Solikin M. Juhro
Deputi Gubernur
Solikin M. Juhro lahir di Surabaya pada tahun 1967. Menyelesaikan pendidikan Sarjana di bidang Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan di Universitas Airlangga pada tahun 1991. Meraih gelar Master in Applied Economics dari University of Michigan, Amerika Serikat pada tahun 1998 dan Master of Arts in Economics dengan spesialisasi Macroeconomics dari University of Maryland, Amerika Serikat pada tahun 2001. Solikin kemudian memperoleh gelar Doktor di bidang Ilmu Ekonomi dari Universitas Indonesia pada tahun 2005, dengan spesialisasi Ekonomi Moneter dan Ekonomi Makro.
Sebelum menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia, Solikin menjabat sebagai Asisten Gubernur sekaligus Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial, dengan tanggung jawab di bidang stabilitas sistem keuangan dan transformasi digitalisasi perumusan bauran kebijakan Bank Indonesia, periode 2023-2026. Jabatan tersebut diemban setelah menjadi Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter pada 2022–2023 dan Kepala Bank Indonesia Institute pada 2016–2021.
Selain di Bank Indonesia, Solikin juga aktif dalam kegiatan profesional dan pengembangan pemikiran kebijakan ekonomi. Ia menjadi pengajar dan pembimbing pada sejumlah program pascasarjana, serta telah mempublikasikan berbagai karya akademik secara internasional dalam bentuk artikel jurnal dan buku pada area kebijakan bank sentral, stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, transformasi ekonomi, dan ekonomi keberlanjutan.
Solikin M. Juhro resmi menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden RI No.92/P Tahun 2026 tanggal 1 September 2026, dan mengucapkan sumpah jabatan pada tanggal 2 September 2026 dengan masa jabatan sampai 2031.