Financial Market Update

POI - Point of Interest:

*   Yield US Treasury tenor 10-tahun, naik ke sekitar level 4,15%, mendekati level tertingginya selama 15-tahun terakhir sebesar 4,30% pada Oktober 2022, karena kekhawatiran investor yang terus berlanjut terkait inflasi dan sikap Fed yang tetap agresif. Saat ini semua perhatian investor tertuju pada data non-farm payrolls dan data tingkat pengangguran untuk bulan Oktober 2022 sebagai petunjuk lebih lanjut terkait kenaikan suku bunga ke depan.

*   Bank of England (BoE) menaikkan suku bunga sebesar 75 bp ke level 3,0% pada rapat bulan November, mendorong suku bunganya ke level tertinggi sejak 2008. BoE mengkhawatirkan inflasi yang sangat tinggi, yang kembali meningkat ke level tertinggi selama 40 tahun terakhir pada September di tengah melemahnya prospek ekonomi global.

*   PMI Servis AS turun ke level 54,4 pada Oktober 2022 dari 56,7 pada September 2022, dan di bawah perkiraan konsensus sebesar 55,5, menunjukkan pertumbuhan paling lambat di sektor jasa sejak awal pandemi pada 2020. Masih terdapat tantangan untuk mempekerjakan pekerja yang memerlukan kualifikasi khusus ditambah dengan ketidakpastian mengenai kondisi ekonomi, sehingga beberapa perusahaan masih menunda untuk mengisi kembali posisi yang masih terbuka.

*   Defisit neraca perdagangan AS melebar ke level tertingginya selama tiga bulan terakhir sebesar USD73,3 miliar pada September 2022 meningkat dari defisit USD65,7 miliar pada Agustus 2022 dan berada di atas perkiraan konsensus sebesar USD72,2 miliar. Defisit neraca perdagangan melebar dengan Eropa dan Meksiko tetapi menyempit dengan China.

*   Menkeu meyakinkan bahwa pemerintah akan menggunakan APBN untuk memitigasi dampak pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang terjadi belakangan ini, seperti 64.000 pekerja dari 124 perusahaan tekstil yang di-PHK di Provinsi Jawa Barat. Sisa belanja negara sebesar Rp1.200 triliun akan digunakan untuk menopang perekonomian Indonesia untuk lebih baik dalam mengatasi dampak dari gejolak ekonomi global.

*   IHSG ditutup menguat 0,16% atau 11bps ke level 7.045,53.

*   Rupiah ditutup melemah 0,26% atau 41bps ke level Rp15.738/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp15.697/USD.   


Demikian disampaikan, terima kasih.


Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP