Financial Market Update
IDR10 : 7,67% - 7,71% (cl: 7,70%)
IDR5: 7,46% - 7,53% (cl: 7,52%)
UST10: 4,89% - 4,95% (last: 4,92%)
IDR : 18.107 - 18.179 (cl: 18.165)
DXY : 101,25 - 101,73 (last: 101,33)
JCI : 4.824,36 - 4.921,13 (cl: 4.919,77)
Yield SUN
FR0109 (5yr) : 0bps to 7,52%
FR0108 (10yr) : +1bps to 7,70%
FR0106 (15yr) : +1bps to 7,71%
FR0107 (20yr) : 0bps to 7,73%
Market Recap:
• Harga SBN seri benchmark bergerak sideways cenderung melemah dengan perubahan yield pada kisaran 0-1 bps. Yield SBN 10 tahun naik 1 bps dan ditutup di 7,70% (+165 bps YTD), dengan selisih terhadap UST 10 tahun sekitar 278 bps. Yield UST 10 tahun turun setelah kemenangan Partai Demokrat di DPR dan Senat AS, namun belum diikuti oleh penurunan yield SBN, seiring Rupiah yang kembali melemah serta volatilitas pasar domestik yang masih tinggi.
• Rupiah ditutup melemah 0,09% ke level 18.165 terhadap USD dari sebelumnya 18.148. Pelemahan Rupiah terjadi meskipun DXY turun ke kisaran 101,33 dan sebagian besar mata uang Asia menguat terhadap USD setelah hasil pemilu sela AS. Tekanan terhadap Rupiah berasal dari sentimen negatif di pasar saham domestik serta kasus dugaan penyadapan terhadap Presiden, yang berujung pada pemberhentian Listyo Sigit dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan.
• IHSG ditutup menguat 0,32% ke level 4.919,77 setelah sempat melemah pada sesi I, kemudian berbalik arah pada sesi II dan ditutup mendekati level tertinggi harian di 4.921,13. Pada awal perdagangan, tekanan datang dari pelemahan saham teknologi dan AI di Asia, kekhawatiran terhadap pengetatan regulasi AI oleh Kongres AS yang dikuasai Demokrat, serta kenaikan inflasi pangan domestik. Investor juga menantikan rilis PDB Q3-2026 pada Kamis (5/11), yang diperkirakan melambat dibandingkan capaian 5,29% pada Q2-2026.
Point of Interest:
• Partai Demokrat menguasai DPR dan Senat AS dalam pemilu sela. Demokrat merebut tujuh kursi Senat yang sebelumnya dipegang Republik dan kembali menguasai DPR. Hasil tersebut membuka peluang terjadinya kebuntuan politik (gridlock) selama sisa masa jabatan terakhir Presiden Trump dan dapat membatasi ekspansi fiskal pemerintahan Trump. Yield UST tenor 10 tahun turun sekitar 3 bps menjadi 4,92% setelah sempat turun hingga 6 bps ke titik terendah 4,89% yang diikuti juga oleh pelemahan USD. Saham terkait AI juga tertekan karena terdapat kekhawatiran bahwa peralihan kendali politik dapat memperketat pengawasan regulasi terhadap AI dan perusahaan teknologi besar. Sementara itu, peluang terealisasinya janji Trump membagikan $5.000 kepada setiap orang dewasa apabila Republik menang telak kini tidak ada lagi.
• Harga minyak naik di tengah ketidakpastian kebijakan AS terhadap Iran. Brent sempat naik 0,7% ke $104,30/barel pada perdagangan Asia karena investor menimbang implikasi kemenangan Demokrat terhadap kebijakan Timur Tengah. Sementara itu, serangkaian insiden pelayaran di sekitar Selat Hormuz tetap menjaga premi risiko pasokan. Penurunan stok crude AS sebesar 5,27 juta barel berdasarkan data industri turut memberikan dukungan terhadap harga minyak.
• Dolar AS melemah secara luas pasca kemenangan Demokrat di Kongres, yen menguat sebagai aset safe haven. DXY turun ke kisaran 101,3–101,4, sementara EUR dan GBP menguat seiring penurunan yield UST dan ekspektasi perlambatan ekspansi fiskal AS. Yen juga menguat ke sekitar ¥158/USD, didukung permintaan aset safe haven dan meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ pada Desember.
• Pertumbuhan aktivitas bisnis zona Eropa melambat pada Oktober. PMI Komposit final Oktober turun menjadi 51,7 dari 51,9 pada September, lebih rendah dari estimasi awal 51,9. PMI Jasa turun menjadi 51,4 dari 53,0 mencerminkan pelemahan permintaan dan meningkatnya tekanan biaya. Prancis kembali mengalami kontraksi, sementara negara utama lainnya tetap berekspansi dengan laju lebih lambat, di tengah meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga ECB pada Desember.
• Presiden Prabowo memberhentikan Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan terkait kasus dugaan penyadapan. Keputusan tersebut menyusul penetapan Listyo sebagai tersangka dalam dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden dan sejumlah tokoh publik. Letjen TNI Ariyo Windutomo ditunjuk sebagai Plt KSP. Penyidikan masih berlangsung dan motif belum teridentifikasi, sehingga perkembangannya tetap perlu dicermati lebih lanjut, khususnya dari sisi stabilitas politik dan persepsi risiko domestik.
• Dalam hasil Rapat Berkala KSSK Q4-2026 yang diumumkan pada 3 November, KSSK menilai stabilitas sistem keuangan Q3-2026 tetap terjaga, namun tekanan meningkat akibat kondisi global dan domestik, termasuk pelemahan Rupiah, arus keluar saham, dan isu MSCI. BI menegaskan stance moneter tetap pro-stability dengan penguatan intervensi valas, sementara pemerintah menyiapkan revisi kebijakan DHE SDA untuk mendorong konversi USD ke Rupiah yang lebih besar. Langkah tersebut diharapkan memperkuat pasokan valas domestik dan ketahanan eksternal di tengah volatilitas pasar.
• OJK menjatuhkan sanksi atas kasus manipulasi saham PANR. OJK menemukan manipulasi perdagangan saham PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) pada periode September 2022–Mei 2023 yang melibatkan 20 rekening nasabah, dan menghasilkan keuntungan tidak sah senilai Rp5,07 miliar. Komisaris Utama PANR diperintahkan mengembalikan keuntungan tidak sah sebesar Rp5,07 miliar, dan perusahaan efek diperintahkan menutup rekening yang digunakan. Secara keseluruhan, OJK menetapkan sanksi atas tiga kasus pelanggaran di bidang pasar modal. Penegakan hukum ini relevan dengan upaya pemulihan kredibilitas pasar saham di tengah arus keluar dana asing.
• CIO Danantara memberikan klarifikasi terkait sanksi OJK terhadap Supra Sekuritas. Pandu Sjahrir menyatakan telah melepas kepemilikan saham di PT Supra Sekuritas Indonesia sejak Juni 2026, sebelum pengenaan sanksi administratif oleh OJK. Ia juga menegaskan bahwa kepemilikan tersebut bersifat tidak langsung dan tidak disertai kendali atas operasional perusahaan.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP