Financial Market Update

IDR10 : 6,71% - 6,80% (cl: 6,71%)
IDR5 : 6,69% - 6,80% (cl: 6,69%)
UST10 : 4,33% - 4,39% (last: 4,35%)

IDR : 17.368 - 17.415 (cl: 17.389)
DXY : 97,63 - 98,34 (last: 98,02)
JCI : 7.049,92 - 7.127,72 (cl: 7.092,47)

Yield SUN
FR0109 (5yr) : -9bps to 6,69%
FR0108 (10yr) : -9bps to 6,71%
FR0106 (15yr) : -2bps to 6,87%
FR0107 (20yr) : -3bps to 6,76%

Point of Interest:

Presiden AS Donald Trump menangguhkan sementara operasi pengawalan kapal "Project Freedom" di Selat Hormuz per 6 Mei 2026, menyusul kemajuan signifikan dalam negosiasi dengan Iran. Meskipun pengawalan dijeda, blokade pelabuhan Iran tetap berlaku sambil menunggu penyelesaian kesepakatan komprehensif.

Pelumpuhan Tanker Minyak Iran: Di hari yang sama, militer AS (CENTCOM) menembak dan melumpuhkan kemudi sebuah kapal tanker minyak berbendera Iran di Teluk Oman. AS menyatakan tindakan ini dilakukan karena tanker tersebut mencoba menembus blokade pelabuhan Iran yang masih berlaku.

Axios dan Reuters melaporkan bahwa AS dan Iran hampir menyepakati nota kesepahaman (MoU) satu halaman untuk mengakhiri perang. Kesepakatan awal ini dikabarkan berisi 14 poin yang mencakup penghentian sementara pengayaan nuklir Iran dengan imbalan pelepasan miliaran dolar dana Iran yang dibekukan oleh AS. Washington dilaporkan sedang menunggu tanggapan resmi dari Teheran dalam waktu 48 jam (sejak 6 Mei) mengenai poin-poin krusial dalam draf tersebut.

Harga bensin di AS melampaui $4,50 per galon untuk pertama kalinya sejak Juli 2022, melanjutkan tren kenaikan saat para pengemudi menghadapi tekanan lebih lanjut akibat konflik berkepanjangan di Timur Tengah. Menurut American Automobile Association (AAA), rata-rata harga eceran nasional untuk bensin oktan rendah (regular unleaded) naik menjadi $4,54 per galon pada hari Selasa (6 Mei).

Harga minyak sempat turun ke kisaran $98/barel (namun kembali naik ke $101-$103/barel) pasca penutupan pasar Asia kemarin, didorong sentimen positif dari berita terkait draft MoU AS-Iran. MUFG London menyatakan bahwa sentimen positif dari pemberitaan tsb akan memberikan dorongan penguatan bagi mata uang EM untuk saat ini, kecuali jika laporan tsb terbukti tidak benar.

PMI Services China versi RatingDog periode Apr-2026 naik menjadi 52,6 di atas ekspektasi sebesar 52,1. Ekspansi yang lebih kuat tsb terjadi di tengah guncangan harga akibat perang Iran yang berdampak ke seluruh aktivitas ekonomi dan perusahaan memilih untuk tidak membebankan biaya yang lebih tinggi kepada pelanggan.

Pemerintah optimis terhadap prospek ekonomi jangka panjang menyusul rilis data pertumbuhan terbaru. Menkeu Purbaya menyebut Indonesia telah 'terbebas dari kutukan pertumbuhan 5%', dengan strategi fiskal mendatang yang akan difokuskan pada mitigasi risiko global guna memastikan stabilitas sektor industri dan daya beli masyarakat tetap terjaga.

Para ekonom bersikap lebih berhati-hati thd outlook pertumbuhan ekonomi Indonesia. Analis memperingatkan bahwa berkurangnya stimulus fiskal serta tekanan pada nilai tukar Rupiah akan membebani laju pertumbuhan dalam beberapa bulan ke depan, di mana sejumlah pihak merevisi turun proyeksi pertumbuhan tahun 2026 menjadi 5,1%.

ANZ, DBS, dan CIMB dilaporkan merevisi turun proyeksi GDP Indonesia tahun 2026 ke 5,1% dari sebelumnya 5,2%-5,3%. Para ekonom berpendapat bahwa beban subsidi akan mendominasi belanja negara (crowding out effect), sehingga mempersulit keberlanjutan dukungan fiskal. Pergeseran alokasi anggaran untuk menyerap biaya subsidi diprediksi akan menggerus pertumbuhan, di tengah indikator perlambatan yang mulai terlihat.

Menkeu Purbaya menyatakan pemerintah akan segera mengaktifkan bond stabilization fund (BSF) untuk menjaga stabilitas pasar obligasi dan mengantisipasi capital outflow, sekaligus menopang nilai tukar rupiah. Selain itu, pemerintah berencana menerbitkan Panda Bond pada Juni 2026 sebagai bagian dari diversifikasi sumber pembiayaan. Instrumen ini menawarkan yield yang lebih efisien pada kisaran 2.30%–2.50%.

BI menyerap Rp2,46 triliun atau di bawah target Rp20,00 triliun pada lelang SRBI hari Rabu (6 Mei). Total incoming bid SRBI sebesar Rp39,99 triliun dengan incoming bid tertinggi pada tenor 12 bulan sebesar Rp32,60 triliun. WAY SRBI tenor 6, 9, dan 12 bulan masing-masing sebesar 6,10990%, 6,23500%, dan 6,50000% atau naik dibandingkan WAY lelang sebelumnya 5,83926%, 5,96652%, dan 6,21803%.

Harga obligasi domestik pemerintah seri benchmark bergerak menguat dengan kisaran penurunan yield sebesar 2-9bps. Yield SUN 10 tahun ditutup turun 9 bps ke level 6,71% (ytd: +66bps). Volume transaksi outright mencapai Rp22,0 triliun, turun dari Rp27,8 triliun pada perdagangan hari sebelumnya.

IHSG ditutup menguat 0,50% ke level 7.092,47 sejalan dengan sentimen positif terkait AS-Iran, namun terbatas oleh investor asing yang masih melakukan aksi jual bersih sebesar kurang lebih Rp484 miliar. Analis mencatat bahwa IHSG sedang menguji area resistance di kisaran 7.100-7.160, sehingga kenaikan di luar rentang tersebut masih sulit dicapai tanpa katalis domestik yang lebih kuat.

Rupiah ditutup menguat 0,21% ke level 17.389 dibandingkan penutupan sebelumnya 17.425, seiring pemberitaan positif terkait MoU AS-Iran. Dibandingkan peers di kawasan Asia, penguatan IDR secara harian merupakan yg terkecil. Investor terpantau masih berhati-hati seiring belum adanya finalisasi terkait MoU dan blokade yg masih berlangsung di Selat Hormuz.


Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP