Financial Market Update

POI - Point of Interest:

*   Menurut para ekonom AS, harga minyak yang lebih rendah pada bulan lalu seharusnya membantu memperlambat laju inflasi di AS pada Agustus 2022 sebagai penurunan inflasi dua bulan secara berturut-turut. Saat ini, para ekonom memperkirakan bahwa inflasi AS turun 0,1% MoM pada Agustus 2022, setelah flat pada Juli 2022. Sementara itu, mereka memperkirakan inflasi secara basis tahunan sebesar 8,1% YoY untuk Agustus 2022, turun dari 8,5% YoY pada Juli 2022.

*   Harga minyak Brent naik sekitar +4,0% ke level USD92/barel. Batas harga untuk gas Rusia yang dipertimbangkan oleh para menteri Uni Eropa mendorong Presiden Putin untuk mengancam penghentian segera semua ekspor energi ke Eropa, termasuk minyak dan batu bara. Prospek bullish lebih lanjut untuk harga minyak pekan ini didukung oleh janji produksi yang lebih rendah oleh OPEC+.

*   Penjualan ritel di Indonesia tumbuh sebesar 6,2% YoY pada Juli 2022, lebih tinggi dari kenaikan 4,1% YoY pada Juni 2022. Ini adalah pertumbuhan penjualan ritel terkuat sejak April 2022, karena konsumsi domestik semakin pulih seiring ekonomi sepenuhnya kembali dari gangguan Covid-19.

*   Indeks kepercayaan konsumen Indonesia naik tipis ke level 124,7 pada Agustus 2022 dari 123,2 pada Juli 2022, di tengah pelonggaran pembatasan mobilitas lebih lanjut. Meskipun meningkat, ekspektasi masa-masa sulit di masa depan membuat konsumen Indonesia waspada terhadap prospek ekonomi bahkan ketika retailer domestik melaporkan pertumbuhan penjualan yang lebih baik.

*   Kalender ekonomi di AS akan didominasi oleh angka tingkat inflasi untuk Agustus 2022 yang akan memberikan petunjuk lebih lanjut terkait langkah pengetatan moneter oleh Fed. Rilis data penting lainnya termasuk penjualan ritel AS dan indeks sentimen konsumen oleh Universitas Michigan untuk Agustus 2022. Investor juga akan mengamati dengan cermat tingkat inflasi Inggris dan angka PDB untuk Agustus 2022. Terakhir, China akan merilis produksi manufaktur, penjualan ritel, dan data pertumbuhan investasi Agustus 2022.

*   IHSG ditutup menguat 0,16% atau 12bps ke level 7.254,46. Aksi beli pada sesi kedua mendorong IHSG ditutup di zona hijau selama 3 hari berturut-turut. Transaksi pasar sedikit lebih rendah dengan saham komoditas dan properti memimpin kenaikan sementara saham sektor finansial menekan IHSG.

*   Rupiah ditutup melemah 0,08% atau 12 bps ke level Rp14.842/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp14.830/USD.   


 

Demikian disampaikan, terima kasih.



Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP