Financial Market Update

POI - Point of Interest:

*   Rilis data PMI China yang turun namun masih berada di level ekspansi a.l Caixin PMI Composite sebesar 53,0 (prior: 54,0) dan Caixin PMI Services sebesar 55,0 (survey: 54,0; prior: 55,5).

*   Mata uang euro melemah di bawah USD0,99 mencatat level terendahnya selama 20 tahun terakhir setelah Rusia menghentikan pasokan gas melalui pipa utamanya yaitu Nord Stream 1 ke Eropa melalui Jerman sampai waktu yang belum ditentukan yang meningkatkan kekhawatiran tentang krisis energi yang semakin parah di seluruh kawasan Eropa.

*   Harga minyak Brent naik di atas level USD95/barel setelah OPEC+ mengejutkan pasar dengan menyetujui pengurangan produksi minyak untuk menopang harga minyak yang jatuh di tengah kekhawatiran tentang potensi penurunan permintaan yang didorong oleh resesi global dan untuk melawan potensi tambahan pasokan dari Iran. OPEC+ akan mengurangi produksi sebesar 100.000 barel per hari mulai Oktober 2022, sekitar 0,1% dari permintaan global.

*   Menurut Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, dampak penyesuaian harga BBM akan menaikkan inflasi sebesar 1,9% ke kisaran 6,6% YoY hingga 6,8% YoY pada 2022F. Pemerintah akan terus menjaga tingkat inflasi Indonesia agar tetap di bawah 7,0% YoY melalui pengendalian rantai pasokan dan stabilitas harga pangan.

*   IHSG ditutup stabil cenderung menguat 0,02% atau 2bps ke level 7.233,16.

*   Rupiah ditutup menguat 0,11% atau 16 bps ke level Rp14.887/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp14.903/USD.   



Demikian disampaikan, terima kasih.




Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP