Financial Market Update

Point of Interest:

·       Perekonomian AS tumbuh 2,3%YoY pada 4Q24, merupakan pertumbuhan paling lambat dalam tiga kuartal terakhir, turun dari 3,1%YoY pada 3Q24 dan di bawah perkiraan konsensus sebesar 2,6%YoY. Adapun perlambatan pertumbuhan ekonomi disebabkan lebih rendahnya investasi dan belanja pemerintah. Sementara untuk full-year 2024, perekonomian AS tumbuh 2,8%YoY.

 

·       Klaim pengangguran AS (25 Januari) turun 16.000 dari pekan sebelumnya menjadi 207.000, jauh di bawah ekspektasi konsensus sebesar 220.000. Data tersebut konsisten dengan pernyataan Fed bahwa pasar tenaga kerja AS masih dalam kondisi yang kuat.

 

·       ECB memangkas suku bunganya pada pertemuan 30 Januari 2025 dan pejabat ECB memberikan forward guidance untuk pemangkasan lebih lanjut di bulan Maret sejalan dengan kekhawatiran perlambatan ekonomi. Main Refi Rate, Deposit Facility Rate, dan Marginal Lending Facility masing-masing turun 25bps ke level 2,90%, 2,75%, dan 3,15%, sesuai dengan ekspektasi konsensus.

 

·       Perekonomian Eropa tumbuh 0,9%YoY pada 4Q24, tidak berubah dari 3Q24 dan sedikit di bawah ekspektasi konsensus sebesar 1,0% YoY. Adapun untuk full-year 2024, perekonomian Eropa tumbuh sebesar 0,7%YoY, lebih tinggi dibandingkan 0,4%YoY pada tahun 2023.

 

·       BI kembali memangkas bunga diskonto SRBI pada lelang hari ini, sejalan dengan penawaran yield dan demand investor yang lebih rendah dibanding lelang sebelumnya. Bunga diskonto SRBI tenor 12 bulan dimenangkan di level 6,74%, terendah sejak 20 Oktober 2023 lalu. Adapun incoming bids tercatat sebesar Rp54,83 triliun, turun dari lelang sebelumnya yang mencapai lebih dari Rp100 triliun.

 

·       Kementerian Investasi dan Hilirisasi atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melaporkan realisasi investasi langsung sepanjang 2024 sebesar Rp1.714,2 triliun atau naik 20,8%yoy dibanding realisasi pada 2023.

 

·       IHSG ditutup menguat 0,50% ke level 7.109,19.

 

·       Rupiah ditutup melemah 0,25% ke level Rp16.300/USD, dibandingkan penutupan hari sebelumnya di level Rp16.620/USD.

 

 

Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP