Financial Market Update
Point of Interest:
• Klaim Pengangguran AS turun 15.000 dari pekan sebelumnya menjadi 227.000
pada periode yang berakhir 19 Oktober 2024, dan jauh di bawah ekspektasi konsensus
sebanyak 242.000. Data tersebut menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja AS masih
kuat.
• PMI Manufaktur dan Jasa AS (Okt P) naik masing-masing ke level 47,8 dan
55,3 dari
September pada level 47,3 dan 55,2 (surv: 47,5 dan 55,0). Sementara itu,
S&P Global Composite PMI AS (Okt P) naik ke 54,3 dari 54,0 (Sep),
menunjukkan pertumbuhan aktivitas bisnis yang solid pada awal 4Q24 seiring
harapan stabilitas yang lebih baik pasca pemilu AS.
• Penjualan rumah baru di AS naik 4,1% YoY menjadi 738.000 unit (Sep) dari
709.000 unit (Ags), merupakan level tertinggi sejak Mei 2023, dan di atas perkiraan
konsensus sebesar 720.000 unit.
• PMI Komposit Eropa Flash HCOB naik ke level 49.7 (Okt) dari 49.6 (Sep), namun sedikit di bawah perkiraan konsensus
sebesar 49.8 dan masih menunjukkan kontraksi dalam aktivitas bisnis di Eropa.
• Berdasarkan hasil survey Bloomberg terhadap 34 ekonomi, perekonomian
Indonesia diperkirakan tumbuh 5,04% pada kuartal III-2024, lebih tinggi dari perkiraan survey
sebelumnya 5,03%.
• BI menaikkan tingkat rata-rata bunga diskonto SRBI ke 7,00%, tertinggi
sejak 13 September di 7,11%, untuk kembali menarik investor asing yang keluar dari Indonesia karena
gejolak pasar keuangan global. Nilai penjualan SRBI naik mencapai Rp26 triliun
pada lelang hari ini, tertinggi sejak 26 Juli.
•
IHSG ditutup melemah 0,43% ke level 7.683,68.
•
Rupiah ditutup melemah 0,36% ke level Rp Rp15.640/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di
level Rp 15.584/USD.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP