Financial Market Update
Point of Interest:
•
Defisit perdagangan AS menyempit menjadi USD70,4 miliar (Agustus) dari
USD78,9 miliar (Juli) dan sedikit lebih rendah dari perkiraan konsensus yaitu defisit sebesar
USD70,6 miliar.
•
Presiden Bundesbank, Joacim Nigel, mengatakan bahwa dirinya terbuka
terhadap pemangkasan suku bunga ECB pada meeting pekan depan sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Jerman
yang lebih lemah dari ekspektasi.
•
Harga minyak Brent turun sebesar 4%-5% menjadi USD77-78/barel seiring
berlanjutnya kekhawatiran terkait permintaan minyak global dari China menyusul rencana stimulus baru untuk
meningkatkan pertumbuhan ekonomi China yang mengecewakan investor.
• World Bank melaporkan, di antara negara-negara besar di kawasan Asia
Timur dan Pasifik, hanya Indonesia yang diperkirakan mengalami pertumbuhan
ekonomi 2024 dan 2025 setara atau di atas tingkat pertumbuhan sebelum pandemi.
•
Hasil survey BI menunjukkan penjualan ritel yang dicerminkan dengan
Indeks Penjualan Riil (IPR) berada di 215,9 (Agustus 2024), naik 5,8%yoy dari Agustus 2023. Adapun untuk
September, BI memperkirakan IPR berada di 210,5.
•
IHSG ditutup melemah 0,74% ke level 7.501,28.
•
Rupiah ditutup menguat 0,16% ke level Rp Rp15.620/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di
level Rp 15.645/USD.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP