Financial Market Update

Point of Interest:

 

   Pelaku pasar masih wait and see terhadap keputusan suku bunga the Fed, proyeksi ekonomi AS dan dot plot FOMC malam ini. Menurut CME Fedwatch Tools, konsensus memperkirakan pemangkasan suku bunga the Fed sebesar 50bps dengan probabilitas >60%.

 

   Penjualan ritel di AS naik tipis 0,1% MoM (Agustus 2024), mendorong sinyal bahwa belanja konsumen AS masih relatif kuat.

 

   Produksi industri di AS naik 0,8% MoM (Agustus 2024), menjadi level tertingginya selama 6-bulan terakhir. Di sisi lain, utilisasi kapasitas pabrik di AS meningkat menjadi 78,0% (Agustus 2024).

 

   Surplus neraca perdagangan Indonesia turun menjadi USD2,89 miliar (Agustus 2024), dibandingkan tahun sebelumnya USD3,12 miliar (Agustus 2023). Ekspor tumbuh sebesar 7,13% YoY, sementara impor tumbuh sebesar 9,46% YoY.

 

   Bank Indonesia menurunkan BI-Rate sebesar 25bps menjadi 6,00% (Sept 2024). Keputusan ini konsisten dengan tetap rendahnya prakiraan inflasi pada tahun 2024 dan 2025 yang terkendali serta perlunya upaya memperkuat pertumbuhan ekonomi.

 

   Bank Indonesia mempertahankan proyeksi pertumbuhan PDB Indonesia tahun 2024 di kisaran 4,7%-5,5% dan defisit transaksi berjalan di kisaran 0,1%-0,9% dari PDB.

 

   IHSG ditutup melemah 0,03% ke level 7.829,13.

 

   Rupiah ditutup stabil di level Rp Rp15.340/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp 15.340/USD.

 

 

 

Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP