Financial Market Update
Point of Interest:
·
Nonfarm Payrolls (NFP) AS (Agustus) diumumkan sebesar 142.000, naik dari revisi periode sebelumnya sebesar
89.000, namun di bawah ekspektasi sebesar 165.000. Unemployment Rate AS
(Agustus) turun ke 4,2% dari 4,3% (Juli) sesuai dengan ekspektasi konsensus.
·
Pernyataan pejabat Fed, Christopher Waller dan John Williams, yang
menekankan perlunya mulai menurunkan suku bunga sejalan dengan penurunan
inflasi dan moderasi pasar tenaga kerja.
·
Inflasi YoY China (Agustus) naik ke 0,6% dari 0,5% (Juli), namun di bawah ekspektasi konsensus (0,7%).
PPI YoY China (Agustus) terkontraksi sebesar 1,8%, lebih dalam dari kontraksi
Juli dan ekspektasi konsensus masing-masing sebesar -0,8% dan -1,5%.
·
Pemerintah Indonesia merevisi melemah asumsi nilai tukar Rupiah terhadap
USD pada asumsi dasar makro ekonomi jangka menengah 5 tahun mendatang, masing masing sbb: Rp16.000/USD (2025),
Rp15.200/USD-Rp15.700/USD (2026), Rp15.100/USD-15.600/USD (2027),
Rp14.900/USD-Rp15.400 (2028), dan Rp14.800/USD-Rp15.400/USD.
·
Berdasarkan survey BI, tingkat keyakinan konsumen di Indonesia pada
Agustus meningkat ke 124,4, merupakan level tertinggi dalam 3 bulan
terakhir, terutama didukung oleh optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi 6
bulan ke depan
· IHSG ditutup melemah 0,25% ke level 7.702,74.
·
Rupiah ditutup melemah 0,75% ke level Rp Rp15.480/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di
level Rp 15.365/USD.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP