Financial Market Update

Point of Interest:

 

     Rilis data revisi PDB AS 2Q24 sebesar 3%qoq yang lebih tinggi dari rilis sebelumnya sebesar 2,8%qoq mendorong DXY menguat ke 101,34. Data tersebut menunjukkan bahwa ekonomi AS tetap kuat di tengah suku bunga yang tinggi dan perlambatan pasar tenaga kerja.

 

     Klaim pengangguran AS periode 24 Agustus 2024 turun 2.000 menjadi 231.000, sedikit di bawah ekspektasi konsensus sebesar 232.000.

 

     Inflasi Jerman turun ke 2,0%yoy (Agustus dari) 2,6% (Juli), terendah sejak Maret 2021, dan di bawah ekspektasi konsensus sebesar 2,2% sehingga meningkatkan ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh ECB.

 

     Harga minyak Brent naik ke level USD79 per barel didorong oleh penurunan pasokan karena Libya menghentikan ekspor dari 5 pelabuhan di wilayah timur.

 

     BI, Bank of Korea (BOK), dan Kementerian Keuangan Korea sepakat untuk melakukan transaksi menggunakan uang lokal, melalui kerangka kerja sama Local Currency Transaction (LCT), efektif mulai 30 September 2024.

 

     BI telah menerbitkan SRBI sebesar Rp68 triliun sejauh ini pada bulan Agustus, dengan lelang terakhir pada hari ini. Jumlah tersebut turun dari Juli (Rp167 triliun) karena penguatan Rupiah pada Agustus mengurangi kebutuhan penerbitan untuk menarik foreign inflow.

 

     IHSG ditutup menguat 0,57% ke level 7.670,73.

 

     Rupiah ditutup melemah 0,26% ke level Rp Rp15.455/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp 15.415/USD.

 

Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP