Financial Market Update

Point of Interest:

  • Indeks Pasar Perumahan NAHB/Wells Fargo AS (Agustus) turun ke level 39, level terendah sepanjang tahun ini, dari level 41 pada bulan Juli dan jauh dibawah ekspektasi konsensus pada level 43. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh harga rumah yang tinggi di tengah tingginya suku Bunga KPR.


  • University of Michigan Sentiment AS meningkat ke level 67,8 pada Agustus dari level 66,4 pada Juli, dan berada di atas ekspektasi konsensus di level 66,9. Sementara itu, ekspektasi CPI AS 1 dan 5 tahun ke depan tidak berubah, masing-masing berada pada 2,9%YoY dan 3%YoY.


  • Sejumlah investor besar masih berspekulasi mengenai kenaikan suku bunga lebih lanjut di Jepang dalam beberapa bulan mendatang. Vanguard, asset manager terbesar kedua global memperkirakan BoJ dapat menaikkan suku bunga sebesar 50bps pada pertemuan bulan Desember.


  • BPS melaporkan penurunan volume ekspor CPO yang disebabkan oleh penurunan demand dari negara-negara tujuan ekspor utama sebesar 36,27%MoM dan 39,22%YoY ke level 1,62 juta ton.

  • Pembiayaan utang pada tahun pertama masa jabatan Presiden terpilih, Prabowo Subianto, direncanakan sebesar Rp775,9 triliun. Jumlah tersebut lebih tinggi 40,27% atau Rp222,8 triliun jika dibandingkan dengan outlook pembiayaan utang tahun 2024 sebesar Rp553,1 triliun.

  • IHSG ditutup sedikit menguat 0,47% ke level 7.466,83 di tengah reshuffle kabinet yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo

  • Rupiah ditutup menguat 0,91% ke level Rp Rp15.552/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp 15.690/USD.

Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP