Financial Market Update

POI - Point of Interest:

*    Penjualan rumah baru di AS turun 12,6% MoM menjadi 511 ribu pada Juli 2022, merupakan penjualan terendah sejak Januari 2016 dan jauh di bawah perkiraan konsensus 575 ribu, penurunan permintaan penjualan rumah baru disebabkan meningkatnya bunga kredit dan peningkatan harga rumah. Harga jual rata-rata rumah baru sebesar USD546.800/unit dibandingkan USD462.100/unit pada tahun sebelumnya.

*    Harga minyak Brent melonjak sekitar 4% ke atas USD100/barel karena prospek pasokan minyak global yang lebih ketat. Menteri Perminyakan Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salma mengatakan bahwa OPEC+ membuka opsi pengurangan produksi minyak pada September 2022. Pernyataan tersebut memperburuk kekhawatiran tentang pasokan minyak global yang sudah ketat karena invasi Rusia ke Ukraina.

*    Pelemahan EUR/USD hingga mencapai level 0,9926, terendah selama 20 tahun terakhir seiring kekhawatiran bahwa penghentian pasokan gas Rusia ke Eropa selama 3 hari di akhir bulan ini akan memperburuk krisis energi di Eropa.

*    Harga obligasi di pasar surat utang Indonesia bergerak sideways hari ini seiring investor yang masih cenderung wait and see menjelang pidato Powell pada simposium ekonomi Jackson Hole akhir minggu ini.

*    IHSG ditutup menguat 0,44% atau 31bps ke level 7.194,71. IHSG diperdagangkan dengan fluktuasi yang tinggi sebelum menutup hari lebih tinggi di bawah level 7200. Big caps memiliki akhir yang beragam sementara nama batubara dan teknologi menguat. Saham teknologi GOTO naik 0,6%, EMTK melonjak 1,9%, DCII melonjak 7,1% dan BUKA mencatat kenaikan 2,6%, sementara saham batubara BYAN menguat 3,6%, HRUM naik 2%, ITMG naik 0,8% sementara PTBA dan ADRO keduanya naik sekitar 1,8%.

*    Rupiah ditutup melemah 10bps atau 0,07% ke level Rp14.848/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp14.838/USD.   


Demikian disampaikan, terima kasih.


Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP