Financial Market Update
Poin of Interest:
- FOMC meeting mempertahankan Fed Fund Rate (FFR) pada level 5,25% - 5,50% secara unanimous dengan tone yang lebih dovish. Selama konferensi pers, Powell menyampaikan kemungkinan penurunan suku bunga secepat-cepatnya pada bulan September 2024 jika data mendukung dan pasar telah hampir fully priced-in tiga kali cut pada tahun 2024.
- Data tenaga kerja mengkonfirmasi pernyataan The Fed terkait moderasi pasar tenaga kerja AS. ADP Employment Change AS (Juli) turun ke level 122k (prior: 155k, surv: 150k), di bawah ekspektasi konsensus. Employment Cost Index (Q2) turun ke level 0.9% (prior: 1,2%, surv: 1,0%), di bawah ekspektasi konsensus.
- Tensi geopolitik di Timur Tengah meningkat setelah Pemimpin Iran mengumumkan retaliasi terhadap Israel karena kematian Ismail Haniyeh (pemimpin Hamas) di Iran, mendorong DXY Index menguat ke kisaran level 104,35.
- Data ekonomi China masih memburuk dengan Caixin China PMI Mfg periode Juli turun ke level 49,8 (prior: 51,8, surv: 51,5), berada di bawah ekspektasi konsensus dan merupakan kontraksi pertama dalam 9 bulan. Selain itu, nilai penjualan rumah baru dari 100 perusahaan real estate terbesar turun 19,7% pada bulan Juli (YoY) menjadi sebesar CNY279 miliar (USD38,6 miliar). Penurunan tersebut lebih besar dibandingkan penurunan pada bulan Juli sebesar 17%.
- BoE meeting memutuskan untuk menurunkan suku bunga sebesar 25bps ke level 5,00%
- CPI headline YoY Eropa periode Juli naik di atas ekspektasi konsensus ke level 2,6% (prior/surv: 2,5%) sejalan dengan kenaikan inflasi energi yang naik ke level 1,3% (prior: 0,2%).
- Harga obligasi Indonesia hari ini melanjutkan pergerakan sideways-nya, mendorong yield pada kisaran 1-3bp ke level 6,89%, seiring dengan rilis data inflasi Indonesia periode Juli yang melambat pada laju terendah selama lebih dari dua tahun sehingga mendukung kemungkinan penurunan suku bunga oleh BI. CPI YoY (Juli) diumumkan turun ke level 2.13% (prior: 2.51%, surv: 2.37%), CPI Core YoY (Juli) diumumkan sebesar 1.95% (prior/surv: 1.90%), CPI NSA MoM diumumkan sebesar -0.18% (prior: -0.08%, surv: 0.02%). Sementara itu, S&P Global Indonesia PMI Mfg (Juli) diumumkan sebesar 49.3 (prior: 50.7).
- IHSG ditutup menguat 0,97% ke level 7.325,99.
- Rupiah ditutup menguat 0,15% ke level Rp16.235/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp16.260/USD, sejalan dengan penguatan sebagian besar mata uang EM lainnya didorong oleh sinyal penurunan suku bunga oleh The Fed.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP