Financial Market Update
Point of Interest:
Ekspektasi pelaku pasar apabila Donald Trump terpilih sebagai Presiden AS berdampak terhadap inflasi AS dan tingkat suku bunga yang lebih tinggi. Kebijakan ekonomi inti Trump seperti tarif akan menambah biaya impor, deportasi imigran dapat meningkatkan upah, dan pemotongan pajak yang dibiayai budget deficit akan berdampak buruk pada perekonomian dan mendorong Fed menaikan suku bunga yang lebih tinggi.
Penjualan rumah bekas di AS turun sebesar 5,4% MoM menjadi 3,89 juta unit pada Juni 2024.
Harga minyak Brent turun lebih dari 1% menjadi sekitar USD80-81/barel seiring upaya gencatan senjata di Gaza membaik.
Rupiah tertekan penguatan USD yang kembali naik menjelang rilis data pertumbuhan dan inflasi AS. Pelemahan Rupiah juga didukung penurunan lelang SRBI hari ini mencapai 22% akibat penurunan perminataan imbal hasil.
Imbal hasil SRBI tenor 12mo sebesar 7,23%, level terendahnya sejak 19 Apr, telah turun 4% dari titik all time high di 7,53% awal Juli. Nilai bid hari ini hanya Rp52,68 T, turun 22% dari 19 Juli yang mencapai Rp67,73 T.
IHSG ditutup melemah 0,70% ke level 7.262,76.
Rupiah ditutup melemah sangat tipis ke level Rp16.215/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp16.214/USD.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP