Financial Market Update
Point of Interest:
PDB China tumbuh 4,7%yoy (2024), melambat dari Q124 sebesar 5,3%yoy, merupakan yang terlemah sejak 1Q23 di tengah berlanjutnya penurunan sektor properti, lemahnya permintaan domestik, pelemahan mata uang yuan dan perselisihan perdagangan dengan negara-negara Barat.
Harga minyak Brent turun 0,1% menjadi US$ 84,76/barel dan harga minyak mentah WTI AS turun 0,2% menjadi US$ 81,78/barel, penurunan harga minyak global terjadi seiring melambatnya perekonomian China.
Pasar obligasi domestik menguat terbatas seiring investor bereaksi positif terhadap stance dovish Ketua Fed Powell. Yield SUN10yr turun kisaran 3 bps ke level 6,93% dengan volume transaksi SBN secara outright Rp14,7 T meningkat dari sebelumnya (Rp12,5 T).
Pemerintah menerbitkan sukuk negara Rp10 T pada lelang hari ini. Total penawaran yang masuk mencapai Rp27,7 T (meningkat dari bid sebelumnya Rp18 T), dengan PBS32 menjadi seri paling diminati investor dengan bid mencapai Rp9,9 T.
HSG ditutup melemah 0,75% ke level 7.224,29.
Rupiah ditutup melemah 0,06% ke level Rp16.180/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp16.170/USD.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP