Financial Market Update
POI - Point of Interest:
Para pejabat Fed memberikan sinyal yang berbeda terkait
ukuran kenaikan suku bunga selanjutnya, James Bullard dari St. Louis mendesak
langkah kenaikan 75 bps, sementara Esther George dari Kansas City memberikan
sikap yang lebih berhati-hati. Namun, pejabat Fed menekankan bahwa kenaikan 50
bps atau 75 bps untuk rapat 20-21 September 2022 akan tergantung pada data
ekonomi.
Penjualan rumah bekas di AS turun 5,9% YoY menjadi 4,81
juta pada Juli 2022, terendah sejak Mei 2020 dan di bawah ekspektasi pasar
sebesar 4,89 juta. Penjualan menurun selama 6 bulan berturut-turut,
mencerminkan dampak dari puncak rate KPR sebesar 6.0% pada awal Juni 2022.
Median harga rumah bekas untuk semua jenis perumahan adalah USD403.800 naik
10,8% YoY.
Jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk
tunjangan pengangguran turun 2.000 menjadi 250.000 pekan lalu, jauh di bawah
ekspektasi 265.000 dengan penurunan signifikan terjadi di California (-1.965),
Ohio (-1.785 ), dan Georgia (-1.268), sementara peningkatan tajam terjadi di
Massachusetts (+5.201).
Harga minyak Brent naik +3,1% ke atas level USD97/barel, memperpanjang
kenaikan +1,4% di hari sebelumnya dan bergerak lebih lanjut dari posisi
terendahnya 6-bulan karena penurunan persediaan minyak mentah AS melebihi
kekhawatiran penurunan permintaan minyak dampak dari perlambatan ekonomi
global. Sementara ekspor minyak AS ke Eropa mencapai level tertingginya tahun
ini menyusul larangan impor Uni Eropa terhadap minyak mentah Rusia mulai
Desember 2022.
Menurut Menko Perekonomian, inflasi Indonesia diproyeksikan
pada kisaran 4,0% hingga 4,8% untuk 2022, atau sedikit di atas perkiraan Bloomberg sebesar 4,5%. Faktor
tingginya inflasi nasional pada jangka menengah tahun ini adalah harga
komoditas global, cuaca, tekanan inflasi di beberapa daerah, dan gangguan
produksi.
IHSG ditutup
melemah 0,20% atau 14bps ke level 7.172,43.
Rupiah ditutup stabil cenderung melemah 5bps atau 0,03% ke level Rp14.838/USD, dibandingkan
dengan penutupan sebelumnya di level Rp14.833/USD.
Demikian disampaikan, terima kasih.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP