Financial Market Update

Point of Interest:

 

Sentimen pasar yang cenderung positif mendorong optimisme pelaku pasar global thd pemangkasan suku bunga the Fed yang diprediksi terjadi 2x pada tahun ini. Pada pertemuan the Fed 31 Juli, diprediksi tetap mempertahankan suku bunga, pada September diprediksi turun 25bps (58% menurut Fedwatch) ke 5,00%-5,25% dan pada Desember diprediksi turun 25bps ke 4,75%-5,00%.

 

Pasar tenaga kerja AS masih cukup kuat dengan klaim pengangguran data initial jobless claims untuk pekan yang berakhir 15 Juni 2024 tercatat sebesar 238k, lebih rendah dari pekan sebelumnya yang sebesar 243k.

 

Pasar perumahan AS menunjukkan pelemahan, data housing starts tercatat 1277k pada bulan Mei, lebih rendah dari bulan sebelumnya 1352k.

 

The People's Bank of China (PBoC) mempertahankan suku bunganya periode Juni 2024, Loan Prime Rate (LPR) tenor 1 tahun pada level 3,45% (suku bunga acuan sebagian besar kredit korporasi dan rumah tangga), sementara suku bunga 5 tahun dipertahankan pada level 3,95% (suku bunga acuan KPR properti).

 

BoE mempertahankan tingkat suku bunga acuan di level 5,25% sehubungan dengan pre-election di Inggris.

 

Yield obligasi domestik diperkirakan masih akan melanjutkan tren pergerakan sideways ditengah variatifnya sentimen eksternal. BI-Rate periode Juni 2024 yang dipertahankan BI pada level 6,25% diperkirakan tidak akan memberikan dampak signifikan thd pergerakan pasar karena sesuai dengan ekspektasi pasar, serta investor diperkirakan juga belum akan agresif pada lelang SUN pekan depan.

 

IHSG ditutup menguat 0,89% atau 60,66 poin pada level 6.879,98.

 

Rupiah ditutup melemah 0,12% pada level Rp16.450/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp16.430/USD.

 

 

Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP