Financial Market Update
Point of Interest:
Indeks Dolar melanjutkan kenaikannya ke level 105,3, merupakan level tertingginya selama sebulan terakhir,
seiring investor yang menurunkan ekspektasinya terkait pemangkasan suku bunga
Fed dan bersiap menghadapi pertemuan FOMC dan data CPI AS yang akan dirilis
pekan ini. Selain itu, proyeksi baru perekonomian AS juga akan dirilis pada
pertemuan FOMC.
Indeks Optimisme Bisnis Kecil NFIB di AS naik ke level
90,5 pada Mei 2024, merupakan level
tertingginya selama 5-bulan terakhir, dari level 89,7 pada April 2024 dan di
atas perkiraan konsensus pada level 89,8. Sementara itu, 22% pemilik bisnis
melaporkan bahwa inflasi AS merupakan masalah terpenting dalam menjalankan
bisnis mereka.
Penjualan ritel di Indonesia turun sebesar 2,7% YoY
pada April 2024, berbalik signifikan
dari pertumbuhan terkuat selama 2-tahun terakhir yaitu kenaikan sebesar 9,3%
YoY pada Maret 2024 ketika konsumsi meningkat selama bulan puasa Ramadhan dan
Perayaan Idul Fitri.
Harga minyak Brent stabil pada USD82-83/barel setelah kenaikan sebesar 2,5% kemarin, ditopang oleh
ekspektasi permintaan bahan bakar global yang lebih tinggi pada musim panas
ini. Sementara itu, investor akan mencermati data persediaan minyak mentah AS
dari API dan EIA untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut terkait fundamental
pasar minyak global.
IHSG ditutup melemah 0,08% atau 6 poin pada level
6.850,10.
Rupiah ditutup melemah 0,03% atau Rp5 pada level
Rp16.295/USD, dibandingkan dengan
penutupan sebelumnya di level Rp16.290/USD.
Pasar Bonds hari ini bergerak mixed cenderung stabil dengan transaksi yang terbatas seiring market wait
and see data CPI nanti malam.
Total Kepemilikan asing turun IDR 805,43T (14,03% dari
total outstanding) per 6 Juni 24 dari
IDR 806,97T per 31 Mei 24. Total outstanding IDR 5.740,10T.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP