Financial Market Update

Point of Interest:

 

Perekonomian AS menambahkan 272 ribu pekerjaan pada Mei 2024, merupakan yang terbesar selama 5-bulan terakhir, jauh di atas 165 ribu pada April 2024, dan ekspektasi konsensus sebesar 185 ribu. Data tersebut juga lebih tinggi dari rata-rata angka bulanan sebesar 232 ribu selama 12 bulan sebelumnya dan 246 ribu pada 4M24. Tren ketenagakerjaan berlanjut menguat di beberapa industri, seperti sektor layanan kesehatan, pemerintahan, dan perhotelan.

 

Rata-rata suku bunga KPR fixed-rate tenor 30-tahun tercatat sebesar 6,99% per 6 Juni 2024, turun dari pekan sebelumnya sebesar 7,03%. Selanjutnya, investor ekspektasikan suku bunga KPR AS akan sedikit turun selama sisa tahun 2024.

 

Surplus perdagangan China melebar menjadi USD82,62 miliar pada Mei 2024 dari USD65,55 miliar pada Mei 2023, melampaui ekspektasi konsensus sebesar USD73 miliar. Ini merupakan surplus perdagangan terbesar sejak Februari 2024, seiring ekspor yang tumbuh lebih tinggi dibandingkan impor.

 

Cadangan devisa di Indonesia meningkat menjadi USD139 miliar pada April 2024 dari USD136,2 miliar pada Maret 2024, ditopang oleh peningkatan pendapatan pajak dan sektor jasa, serta penerbitan obligasi pemerintah secara global.

 

Di AS, keputusan suku bunga Fed dan proyeksi ekonomi AS akan menjadi pusat perhatian. Investor juga akan mencermati data inflasi CPI dan PPI AS, serta survei sentimen konsumen Michigan. Secara global, tingkat inflasi untuk Mei 2024 di China dan India akan menjadi perhatian yang signifikan.  Selain itu, keputusan suku bunga Bank of Japan (BoJ) juga akan diperhatikan oleh investor.

 

IHSG ditutup menguat 0,34% atau 24 poin pada level 6.921,55.

 

Rupiah ditutup melemah 0,52% atau Rp85 pada level Rp16.280/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp16.195/USD.

 

Pasar Bonds hari ini bergerak melemah dengan transaksi yang terbatas. Market wait and see lelang SUN besok dengan target Rp22 triliun.

 

Total Kepemilikan asing turun IDR 806,27T (14,05% dari total outstanding) per 4 Juni 24 dari IDR 806,97T per 31 Mei 24. Total outstanding IDR 5.740,10T.

 

 

 

Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP