Financial Market Update

Point of Interest:

 

PMI Manufaktur versi ISM di AS secara tidak terduga turun tipis ke level 48,7 pada Mei 2024 dari level 49,2 pada April 2024, di bawah perkiraan konsensus pada level 49,6. Data tersebut menunjukkan berlanjutnya kontraksi pada aktivitas manufaktur di AS seiring permintaan kembali melemah.

 

PMI Manufaktur China versi Caixin naik ke level 51,7 pada Mei 2024 dari level 51,4 pada April 2024, melampaui ekspektasi konsensus pada level 51,5. Ini adalah ekspansi aktivitas pabrik selama tujuh bulan secara berturut-turut seiring produksi manufaktur yang tumbuh paling signifikan selama 23-bulan terakhir di tengah meningkatnya pesanan baru.

 

PMI Manufaktur Indonesia versi S&P Global turun ke level 52,1 pada Mei 2024 dari level 52,9 pada April 2024. Sementara itu, data tersebut merupakan ekspansi aktivitas pabrik di Indonesia selama 33-bulan secara berturut-turut, data terbaru tersebut merupakan kenaikan  terlemah sejak November 2023 seiring pertumbuhan produksi manufaktur yang melambat.

 

Tingkat inflasi headline di Indonesia turun menjadi 2,84% YoY pada Mei 2024 dari 3,0% YoY pada April 2024, dan lebih rendah dari ekspektasi konsensus sebesar 2,94% YoY. Angka tersebut merupakan level terendahnya sejak Februari 2024, seiring harga pangan yang mengalami kenaikan terendah sejak Januari 2024 sebesar 6,18% YoY pada Mei 2024 (vs. 7,04% YoY pada April 2024). Sementara itu, inflasi inti meningkat menjadi 1,93% YoY pada Mei 2024 dari 1,82% YoY pada April 2024, di atas ekspektasi konsensus sebesar 1,88% YoY.

 

IHSG ditutup menguat 0,90% atau 63 poin pada level 7.099,31.

 

Rupiah ditutup menguat 0,06% atau Rp10 pada level Rp16.220/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp16.230/USD.

 

Pasar Bonds hari ini bergerak menguat dimana dengan small buying dari local names. Lelang SBSN hari ini dimenangkan sebesar Rp10 Triliun sesuai dengan targetnya.

 

Total Kepemilikan asing naik IDR 807,39T (14,06% dari total outstanding) per 30 Mei 24 dari IDR 802,84T per 27 Mei 24. Total outstanding IDR 5.742,10T.

 

 

Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP