Financial Market Update
Point of Interest:
Jumlah orang yang mengklaim tunjangan pengangguran di
AS tidak berubah dari pekan sebelumnya sebanyak 208.000 pada periode yang
berakhir 27 April 2024, jauh di bawah
ekspektasi konsensus sebanyak 212.000. Data ini merupakan data klaim
pengangguran keempat secara berturut-turut yang lebih kuat dari perkiraan,
menunjukkan berlanjutnya ketatnya kondisi pasar tenaga kerja AS.
Defisit neraca perdagangan AS hampir tidak berubah
pada level tertingginya selama 10-bulan terakhir sebesar USD69,4 miliar pada
Maret 2024, dibandingkan dengan USD69,5
miliar pada Februari 2024 dan sejalan dengan ekspektasi konsensus yaitu defisit
sebesar USD69,1 miliar. Ekspor turun sebesar 2,0% YoY menjadi USD257,6 miliar
sementara impor turun sebesar 1,6% YoY menjadi USD327 miliar.
Rata-rata suku bunga KPR fixed-rate tenor 30-tahun
naik menjadi 7,22% per 1 Mei 2024,
merupakan level tertingginya sejak November 2023. Pada periode yang sama tahun
lalu, rata-rata suku bunga KPR fixed-rate tenor 30-tahun sebesar 6,39%.
Padahal, rata-rata lebih dari sepertiga penjualan rumah sepanjang tahun terjadi
antara bulan Maret dan Juni.
Pesanan baru untuk barang-barang manufaktur AS naik
sebesar 1,6% MoM menjadi USD584,5 miliar pada Maret 2024, menyusul kenaikan sebesar 1,2% MoM pada Februari
2024, sejalan dengan ekspektasi konsensus, yang ditopang oleh peralatan
transportasi dan produk logam.
Tingkat inflasi headline di Indonesia tercatat sebesar
3,0% YoY pada April 2024, di bawah ekspektasi konsensus sebesar 3,06% YoY dan
lebih rendah dari 3,05% YoY pada Maret 2024.
Sementara itu, inflasi inti Indonesia naik ke level tertingginya selama 5-bulan
terakhir sebesar 1,82% YoY pada April 2024, dari 1,77% YoY pada Maret 2024, dan
di atas ekspektasi konsensus sebesar 1,76% YoY.
IHSG ditutup melemah 0,24% atau 17 poin pada level
7.134,72.
Rupiah ditutup menguat 0,62% atau Rp101 pada level
Rp16.084/USD, dibandingkan dengan
penutupan sebelumnya di level Rp16.185/USD.
Pasar Bonds hari ini bergerak menguat hampir semua tenor baik seri benchmark maupun seri
off the run.
Total Kepemilikan asing turun IDR 789,87T (13,77% dari
total outstanding) per 30 Apr 24 dari
IDR 791,03T per 29 Apr 24. Total outstanding IDR 5.736,68T.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP