Financial Market Update
*Poin of Interest:*
• *PDB AS tumbuh sebesar 1,6% YoY pada 1Q24*, lebih rendah dibandingkan dengan 3,4% YoY pada 4Q23 dan di bawah ekspektasi konsensus sebesar 2,5% YoY. Ini merupakan pertumbuhan PDB AS yang terendah sejak kontraksi ekonomi AS pada 1H22.
• *Jumlah orang yang mengklaim tunjangan pengangguran di AS turun sebanyak 5.000* menjadi 207.000 dalam pekan yang berakhir 20 April 2024, di bawah ekspektasi konsensus sebanyak 214.000. Penurunan yang tidak terduga ini memberikan dukungan yang lebih besar terhadap pandangan bahwa kondisi pasar tenaga kerja AS saat ini masih kuat.
• *Secara kuartalan, inflasi PCE inti AS tumbuh sebesar 3,7% QoQ pada 1Q24*, meningkat dari kenaikan sebesar 2,0% QoQ pada 4Q23 dan di atas estimasi konsensus sebesar 3,4% QoQ. Sementara itu, inflasi PCE headline AS tumbuh sebesar 3,4% QoQ pada 1Q24, menyusul kenaikan sebesar 1,8% QoQ pada 4Q23.
• *Indeks dolar turun ke sekitar level 105.6*, seiring investor yang mengkaji rilisnya data ekonomi terbaru AS dan apa artinya bagi kebijakan moneter Fed ke depan. Rilisnya beberapa data ekonomi AS memperkuat pandangan investor bahwa Fed tidak akan memangkas suku bunga dalam waktu dekat, sementara optimisme terhadap “soft landing” semakin memudar.
• *Harga minyak Brent naik menjadi USD90/barel* seiring stok minyak mentah AS turun sebesar 6,37 juta barel pada pekan lalu, bertentangan dengan ekspektasi konsensus yang memperkirakan kenaikan sebesar 1,6 juta barel. Sementara itu, kekhawatiran di sisi pasokan minyak global mereda seiring ketegangan di Timur Tengah yang mereda, dengan Iran dan Israel yang mengisyaratkan tidak adanya tindakan militer lebih lanjut terhadap satu sama lain.
• *IHSG ditutup melemah 0,27% atau 19 poin pada level 7.155,29*.
• *Rupiah ditutup melemah 0,14% atau Rp22 pada level Rp16.210/USD*, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp16.188/USD.
• *Pasar Bonds hari ini bergerak melemah* terutama tenor 10 tahun dan beberapa seri off the run. Dana Pensiun terlihat membeli bonds 5-15 tahun, sementara foreign terlihat terus melakukan penjualan di tenor 5-10 tahun
• *Total Kepemilikan asing turun IDR 793,85T (13,86% dari total outstanding) per 24 Apr 24* dari IDR 807,20T per 5 Apr 24. Total outstanding IDR 5.725,68T.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP