Financial Market Update
Point of Interest:
Tingkat inflasi di AS secara tak terduga naik tipis
menjadi 3,2% YoY pada bulan Februari 2024,
dibandingkan dengan 3,1% YoY pada bulan Januari 2024 dan di atas ekspektasi
konsensus sebesar 3,1% YoY. Sementara itu, tingkat inflasi inti AS turun
menjadi 3,8% YoY pada bulan Februari 2024, turun tipis dari 3,9% YoY pada bulan
Januari 2024 namun di atas ekspektasi konsensus sebesar 3,7% YoY.
Indeks optimisme usaha kecil NFIB di AS turun tipis ke
level 89,4 pada Februari 2024
(merupakan level terendahnya selama sembilan bulan terakhir) dari level 89,9
pada Januari 2024, dan di bawah ekspektasi konsensus sebesar 90,7.
Tingkat inflasi Jerman berada pada 2,5% YoY pada bulan
Februari 2024, merupakan level
terendahnya sejak Juni 2021 dan mendekati target European Central Bank (ECB)
sebesar 2,0% YoY. Sementara itu, inflasi inti Jerman tidak berubah sebesar 3,4%
YoY, merupakan level terendahnya sejak Juli 2022.
Harga minyak Brent naik menjadi USD82,3/barel ditopang oleh pandangan optimis OPEC terhadap
pertumbuhan permintaan minyak global pada 2024 dan 2025. Berdasarkan laporan
bulanan OPEC, permintaan minyak diperkirakan meningkat sebesar 2,25 juta barel
per hari pada 2024 dan sebesar 1,85 juta barel per hari pada 2025.
IHSG ditutup menguat 0,68% atau 50 poin pada level
7.431,97.
Rupiah ditutup menguat 0,08% atau Rp12 pada level
Rp15.578/USD, dibandingkan dengan
penutupan sebelumnya di level Rp15.590/USD.
Pasar Bonds bergerak stabil dan cenderung sepi setelah libur panjang. Lelang SUN
hari ini dimenangkan sesuai target sebesar Rp24T dengan incoming bid sebesar
Rp59T.
Total Kepemilikan asing turun IDR 830,24T (14,35% dari
total outstanding) per 6 Mar 24 dari
IDR 832,32T per 5 Mar 24. Total outstanding IDR 5.784,28T.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP