Financial Market Update
POI - Point of Interest:
Yield UST tenor 10-tahun
naik ke level 2,8% setelah data pekerjaan baru melampaui ekspektasi pasar,
memperkuat ekspektasi bahwa Fed akan melanjutkan momentum kenaikan suku bunga
secara agresif. Angka pasar tenaga kerja yang lebih kuat menambah komentar
hawkish baru-baru ini oleh pejabat Fed, yang tetap berkomitmen penuh untuk
menjinakkan lonjakan inflasi.
Surplus perdagangan Cina
secara tak terduga melonjak ke rekor tertinggi baru sebesar USD101,2 miliar
pada Juli 2022 dari USD55,9 miliar pada Juli 2021, jauh di atas perkiraan pasar
sebesar USD90 miliar, terutama didorong oleh lonjakan dalam ekspor. Ekspor naik
18,0% YoY, tertinggi dalam enam bulan terakhir sementara impor tumbuh jauh
lebih lambat di 2,3% YoY.
Harga minyak WTI melambung
kembali ke atas USD89/barel pulih dari level terendah 6-bulan di USD87/barel
tetapi masih membukukan penurunan mingguan lebih dari 9%, menghapus semua
kenaikan yang dipicu oleh invasi Rusia ke Ukraina. Kekhawatiran akan
perlambatan ekonomi global yang didorong oleh suku bunga yang lebih tinggi akan
sangat berdampak pada permintaan minyak ke depan.
Harga obligasi di pasar
surat utang Indonesia bergerak terbatas dengan volume transaksi yang tipis
seiring investor yang masih cenderung wait and see menjelang rilis data inflasi
AS pertengahan minggu ini.
IHSG ditutup menguat 0,03%
atau 3 bps ke level 7.086,85. IHSG menguat hari ini di tengah tingkat transaksi
yang moderat didukung oleh arus beli ke saham berkapitalisasi besar saat
penutupan, BMRI +1,2% TLKM +1,1% ASII +1,1% UNVR +1,5%. Emiten semen SMGR +2,9%
INTP +0,5% menguat mengikuti pelemahan harga batubara, sementara emiten retail
MAPI (+2,1%) masih mencatatkan penguatan pasca rilis kinerja perusahaan.
Rupiah ditutup menguat 15bps atau 0,10% ke level Rp14.878/USD, dibandingkan
dengan penutupan sebelumnya di level Rp14.893/USD.
Demikian disampaikan, terima kasih.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP