Financial Market Update

Point of Interest:

 

Indeks kepercayaan konsumen AS turun ke level 106,7 pada bulan Februari 2024 dari level 110,9 pada bulan Januari 2024 seiring kekhawatiran masyarakat terhadap pasar tenaga kerja AS dan kondisi politik dalam negeri ke depan.

 

Pesanan baru untuk barang tahan lama manufaktur di AS merosot sebesar 6,1% MoM di bulan Januari 2024, lebih signifikan dari ekspektasi konsensus yaitu penurunan sebesar 4,5% MoM dan menyusul penurunan sebesar 0,3% MoM di bulan Desember 2023.

 

Indeks harga rumah di 20 kota versi S&P CoreLogic Case-Shiller di AS naik sebesar 6,1% YoY pada bulan Desember 2023, merupakan kenaikan terbesar sejak November 2022, menyusul kenaikan sebesar 5,4% YoY pada November 2023 yang ditopang oleh San Diego, Los Angeles dan Detroit.

 

Harga minyak Brent naik ke atas USD83/barel seiring kekhawatiran pasokan minyak global. Ketidakpastian masih ada terkait kemungkinan gencatan senjata di Gaza, dengan pemberontak Houthi di Yaman yang terus mengganggu pengiriman minyak melalui Laut Merah, yang menyebabkan biaya pengangkutan minyak lebih tinggi dan risiko penundaan pengiriman minyak.

 

Menurut Kementerian Keuangan, defisit fiskal kemungkinan akan meningkat menjadi 2,45%-2,8% terhadap PDB pada tahun 2025 (vs. 2,29% target tahun 2024) untuk mendanai kebijakan baru presiden mendatang, yang mungkin termasuk program makan siang gratis.

 

IHSG ditutup menguat 0,35% atau 25 poin pada level 7.310,69.

 

Rupiah ditutup melemah 0,29% atau Rp45 pada level Rp15.685/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp15.640/USD.

 

Pasar Bonds bergerak sideways dengan selling bias dimana Agents mendukung beberapa seri terutama seri off the run tenor menengah yaitu 7-9 tahun a.l. FR87 dan FR96.

 

Total Kepemilikan asing turun IDR 836,19T (14,59% dari total outstanding) per 22 Feb 24 dari IDR 836,24T per 21 Feb 24. Total outstanding IDR 5.742,26T.

 

 

 

Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP