Financial Market Update

Point of Interest:

 

- Pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal II-2023 tercatat sebesar 2,1%yoy dalam estimasi kedua yang dirilis Biro Analisis Ekonomi AS. Pertumbuhan tersebut naik dari 2% pada kuartal sebelumnya. Namun, pertumbuhan 2,1% itu lebih rendah dari estimasi pertama sebesar 2,4%. Sementara itu, data ADP employment change hanya tercatat sebesar 177k di bulan Agustus, lebih rendah dari perkiraan konsensus sebesar 200k, serta jauh dibawah angka bulan sebelumnya sebesar 371k.  Peningkatan lapangan kerja pada sektor swasta yang sedikit lebih kecil dari perkiraan, menambah optimisme pasar terhadap prospek kenaikan suku bunga yang tidak berlanjut.

 

- Menurut Biro Statistik Nasional (National Bureau of Statistics/NBS) China, Indeks manajer pembelian (purchasing managers index/PMI) untuk sektor manufaktur China mencapai 49,7 pada Agustus, naik dari 49,3 pada Juli. Sektor manufaktur China menunjukkan peningkatan iklim bisnis pada Agustus 2023 seiring dengan meningkatnya indikator utama selama tiga bulan berturut-turut. Di sisi lain, PMI non-manufaktur resmi turun menjadi 51,0 dari 51,5 pada bulan Juli. Sedangkan PMI gabungan, termasuk aktivitas manufaktur dan non-manufaktur, naik menjadi 51,3 dari 51,1.

 

- Harga Minyak Brent naik 0,1% ke $85,37/barel, sementara minyak WTI naik 0,1% menjadi $81,78/barel. Kenaikan harga minyak karena sejumlah data ekonomi yang lebih lemah menurunkan dolar, sementara laporan cadangan mingguan AS menunjukkan hasil yang jauh lebih besar dari perkiraan menjelang akhir pekan Hari Buruh.

 

- Perbankan kelompok Modal Inti (KBMI) 4 mencatatkan kenaikan laba di semester I-2023, Bank BRI menjadi bank dengan laba tertinggi pada periode tersebut yakni sebesar Rp 29,56 triliun atau tumbuh 18,83%yoy. Selanjutnya, diikuti oleh Bank Mandiri Rp25,2 triliun dan Bank BCA Rp24,19 triliun. Secara aset, Bank BRI meningkat 9,21%yoy menjadi Rp1.805,15 T, Bank Mandiri meningkat 1,43% menjadi Rp1.963,98 T, dan Bank BCA naik 7,3% menjadi Rp1.356,77 T.

 

- IHSG hari ini ditutup melemah 0,19% ke level 6.953,26, dibandingkan penutupan sebelumnya pada level 6.966,66. Hanya dua indeks sektoral yang menguat, diantaranya sektor teknologi naik 0,74% dan sektor keuangan naik 0,61%.

 

- Rupiah hari ini ditutup menguat 0,07% ke level Rp15.230/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp15.241/USD.

 

Demikian disampaikan, terima kasih.

 

 

Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP