Financial Market Update

Point of Interest:

 

- Indeks dolar semakin naik ke atas level 104, seiring data ekonomi terbaru yang menunjukkan penurunan klaim pengangguran mingguan AS yang mengindikasikan bahwa situasi pasar tenaga kerja AS yang masih kuat.

 

- Jumlah warga Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran turun sebanyak 10.000 dari pekan sebelumnya menjadi 230.000 pada pekan yang berakhir 19 Agustus 2023, di bawah ekspektasi konsensus sebesar 240.000.

 

- Harga minyak brent masih terapresiasi 0,36% dan minyak WTI naik 0,39%. Harga minyak mentah dunia menguat karena laporan penurunan stok bahan bakar minyak di Eropa. Harga mulai pulih setelah konsultan Belanda Insights Global menerbitkan data yang menunjukkan stok gas oil yang disimpan di penyimpanan independen di pusat penyulingan dan penyimpanan Amsterdam Rotterdam Antwerp (ARA) turun sebesar 3% pada minggu terakhir.

 

- Harga batu bara turun 2,04%. Pelemahan batu bara berbalik arah dengan sentimen positif dari batu bara. Kabar utama datang dari China yang masih menantikan puncak musim panas yang akan mendorong permintaan listrik pendingin ruangan, India yang berpotensi kembali meningkatkan impor, dan Perancis yang kembali mendapat izin penggunaan pembangkit listrik batu bara.

 

- IHSG akhir pekan ini ditutup melemah 0,06% ke level 6.895,44, dibandingkan penutupan sebelumnya pada level 6.899,39. Pelemahan didorong oleh enam indeks sektoral, diantaranya sektor perindustrian turun 0,89%, sektor energi turun 0,85%, sektor barang konsumer non primer turun 0,66%, sektor properti dan real estate turun 0,62%, sektor teknologi turun 0,20% dan sektor keuangan turun 0,13%.

 

- Rupiah akhir pekan ini ditutup melemah 0,32% ke level Rp15.295/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp15.246/USD.

 

 

Demikian disampaikan, terima kasih.

 

 

Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP