Financial Market Update

Point of Interest:


  • Indeks dolar naik ke atas level 100, seiring data terbaru klaim pengangguran mingguan AS turun ke level terendahnya selama dua bulan terakhir. Dalam beberapa hari sebelumnya, dolar mencapai level terendahnya selama lebih dari 1 tahun terakhir di bawah level 99,6 karena ekspektasi konsensus bahwa Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 25 bps untuk terakhir kalinya tahun ini pada pertemuan FOMC pekan depan, berkat penurunan inflasi.
  • Berdasarkan CME FedWatch, sebanyak 99,8% pasar berekspektasi The Fed akan kembali menaikan suku bunga pada pertemuan pekan depan, sedangkan sisanya hanya 0,2% yang memprediksi The Fed akan kembali menahan suku bunga acuannya. Aksi wait and see investor terhadap hasil FOMC Meeting terkait konsistensi kebijakan moneter The Fed untuk meredam inflasi dan rilisnya data tenaga kerja AS yang masih cukup kuat. Pasar memperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25bps, setelah pada pertemuan sebelumnya The Fed menahan suku bunga.
  • Klaim Pengangguran AS dengan indikator jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran turun sebanyak 9.000 dari pekan sebelumnya menjadi 228.000 pada pekan yang berakhir 15 Juli 2023, merupakan level terendahnya dalam dua bulan terakhir, dan jauh di bawah ekspektasi konsensus 242.000.
  • Inflasi Jepang naik menjadi 3,3% pada Juni 2023 dari bulan sebelumnya di 3,2%, dan telah di atas target BoJ, mendorong Yen Jepang berada di 140,10/USD. Gubernur BoJ Kazuo Ueda mengatakan Jepang masih jauh dari capaian target inflasi bank sentral 2% secara berkelanjutan, memadamkan spekulasi tweak untuk kontrol kurva imbal hasil yang akan terjadi minggu depan.
  • Indikator keyakinan konsumen di Eropa naik ke level -15,1 pada Juli 2023, merupakan level tertingginya sejak Februari 2022 dan lebih baik dari ekspektasi konsensus pada level -16,0.
  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir menguat 0,24% menjadi 6.880,8. Secara sektoral, sektor kesehatan dan industri menjadi penopang IHSG pada hari ini, masing-masing sebesar 1,31% dan 1,22%.
  • Rupiah ditutup melemah 0,23% ke level Rp15.020/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp14.985/USD.

 

 

 

Demikian disampaikan, terima kasih.

 

 

Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP