Financial Market Update

POI - Point of Interest:

*   Pembangunan perumahan di AS secara tak terduga melonjak 21,7% MoM menjadi 1,6 juta di Mei 2023, merupakan level tertingginya sejak April 2022 dan jauh di atas perkiraan konsensus sebesar 1,4 juta, meskipun bunga KPR tinggi, harga rumah tinggi, dan pinjaman bank yang lebih ketat.

*   Izin bangunan di AS meningkat sebesar 5,2% MoM menjadi 1,50 juta di Mei 2023, melampaui ekspektasi konsensus sebesar 1,42 juta. Izin mendirikan bangunan mencapai level tertingginya sejak Oktober 2022 meskipun suku bunga tinggi dan tekanan inflasi yang tinggi masih berlanjut.

*   Gediminas Simkus menyatakan bahwa kenaikan suku bunga European Central Bank (ECB) pada bulan September nanti tidak akan mengejutkan pelaku pasar, seiring tekanan inflasi yang tinggi masih berlanjut. Selain itu, investor menunggu keputusan moneter Bank of England (BoE) pekan ini.

*   Eropa mencatatkan surplus transaksi berjalan sebesar EUR4,2 miliar di April 2023, dibandingkan dengan defisit sebesar EUR17,7 miliar di April 2022. Pada periode 4M23, transaksi berjalan mencatatkan surplus sebesar EUR69,5 miliar, berbalik dari defisit sebesar EUR26,1 miliar di 4M22.

*   Harga minyak WTI turun sebesar 2% ke USD70/barel dan telah turun sekitar 40% dari level puncaknya di Mei 2022, terseret oleh kekhawatiran terkait permintaan minyak China yang lebih rendah. Selain itu, dampak kenaikan ekspor minyak dari Iran dan Rusia yang lebih besar daripada pemangkasan produksi minyak yang diimplementasikan oleh OPEC.

*   IHSG ditutup menguat 0,63% atau 42bps pada level 6.702,63.

*   Rupiah ditutup menguat 0,37% atau 55bps ke level Rp14.945/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp15.000/USD.   


Demikian disampaikan, terima kasih.



Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP