Financial Market Update
POI - Point of Interest:
Saat
ini, konsensus memperkirakan dengan probabilitas sebesar 71,2% bahwa Fed akan
mempertahankan Fed Funds Rate (FFR) di level 5,00%-5,25% dan Fed akan update
proyeksi ekonominya pada pertemuan FOMC di 14 Juni 2023.
Inflasi
AS akan dirilis di 13 Juni 2023, konsensus memperkirakan inflasi headline AS
turun ke 4,1% YoY di Mei 2023 dari 4,9% YoY di April 2023 serta inflasi inti AS
kemungkinan akan turun ke 5,2% YoY dari 5,5% YoY.
Saat
ini, konsensus memperkirakan European Central Bank (ECB) akan menaikkan suku
bunganya sebesar 25 bp ke level 4,00%. Dalam jangka panjang, suku bunga ECB
diproyeksikan di sekitar 3,00% di 2024F dan 2,00% di 2025F.
Tingkat
inflasi tahunan China naik tipis sebesar 0,2% YoY di Mei 2023 lebih tinggi dari
level terendahnya selama 26 bulan terakhir di April 2023 sebesar 0,1% YoY,
tetapi di bawah perkiraan konsensus sebesar 0,3% YoY. Secara bulanan, inflasi
China turun sebesar 0,2% MoM, merupakan penurunan bulan keempat secara
berturut-turut, lebih rendah dibandingkan dengan perkiraan konsensus penurunan
sebesar 0,1% MoM.
Ini
akan menjadi pekan yang sibuk di AS, dengan keputusan suku bunga Fed, tingkat
inflasi, penjualan ritel, dan sentimen konsumen Michigan yang menjadi pusat
perhatian investor. Selain itu, investor akan memantau pertemuan kebijakan
moneter European Central Banl (ECB) dan Bank of Japan (BoJ). Selain itu, China
akan merilis data produksi industri dan penjualan ritel.
IHSG
ditutup menguat 0,42% atau 28bps pada level 6.722,37.
Rupiah
ditutup melemah 0,17% atau 25bps ke level Rp14.865/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level
Rp14.840/USD.
Demikian disampaikan, terima kasih.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP