Financial Market Update

POI - Point of Interest:

*   Presiden Joe Biden dan Partai Republik telah mengumumkan bahwa mereka pada prinsipnya telah setuju untuk menaikkan plafon utang AS dan mencegah default. Partai Republik meminta pemangkasan belanja di bidang-bidang sosial seperti pendidikan dan program sosial lainnya.

*   Inflasi PCE di AS naik lebih tinggi dari yang diperkirakan di April 2023, memperkuat ekspektasi investor bahwa Fed akan berkomitmen pada sikap hawkish-nya dan mempertahankan suku bunga di level tinggi untuk waktu yang lama. PCE inti, meningkat 0,4% MoM di April 2023, di atas ekspektasi konsensus yaitu kenaikan sebesar 0,3% MoM. Secara tahunan, PCE inti AS secara tak terduga tumbuh menjadi 4,7% YoY, lebih tinggi dari ekspektasi konsensus sebesar 4,6% YoY.

*   Pengeluaran pribadi di AS melonjak 0,8% MoM di April 2023, merupakan kenaikan tertinggi selama tiga bulan terakhir, dan jauh di atas perkiraan konsensus yaitu kenaikan sebesar 0,4% MoM, merupakan sinyal bahwa belanja konsumen AS tetap kuat, didukung oleh upah yang lebih tinggi dan pasar tenaga kerja yang kuat.

*   Pesanan baru untuk barang tahan lama manufaktur AS naik 1,1% MoM di April 2023, melanjutkan kenaikan sebesar 3,3% MoM di Maret 2023 dan jauh di atas ekspektasi konsensus yaitu penurunan sebesar 1,0% MoM.

*   Negosiasi kesepakatan utang AS telah memasuki tahap akhir. Dari sisi data ekonomi, investor diekspektasikan akan mencermati data ekonomi AS meliputi laporan tenaga kerja, lowongan kerja, PMI Manufaktur, dan indeks kepercayaan konsumen. Selain itu, tingkat inflasi akan dirilis di Eropa.

*   IHSG ditutup melemah 0,68% atau 46bps ke level 6.641,38.

*   Rupiah ditutup melemah 0,10% atau 15bps ke level Rp14.970/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp14.955/USD.   


Demikian disampaikan, terima kasih.


Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP