Financial Market Update

POI - Point of Interest:

*   Yield US Treasury tenor 10-tahun naik 8 bp ke level 3,60%, seiring investor yang bereaksi negatif terhadap komentar dari pejabat Fed Christopher Waller yang condong ke arah pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut. Pandangannya mendorong investor untuk meningkatkan ekspektasi kenaikan Fed Funds Rate (FFR) masing-masing sebesar 25 bps pada Mei dan Juni 2023, dan menurunkan ekspektasi penurunan FFR di akhir tahun.

*   Indeks manufaktur di AS menurut versi NY Empire melonjak ke level 10,8 pada April 2023 dari level -24,6 pada Maret 2023, di atas perkiraan konsensus di level -18,0. Data tersebut menunjukkan peningkatan pertama aktivitas manufaktur di negara bagian NY dalam 5 bulan terakhir dan merupakan level terkuat sejak Juli 2022.

*   Indeks pasar perumahan di AS menurut versi Wells Fargo meningkat dalam 4 bulan terakhir ke level 45 pada April 2023, merupakan level tertinggi terbaru sejak September 2022 dan di atas perkiraan konsensus di level 44. Meskipun demikian, industri perumahan terus dibayangi oleh masalah pasokan bahan bangunan.

*   People's Bank of China (PBoC) mempertahankan suku bunga pinjaman utamanya stabil selama 7-bulan berturut-turut pada Maret 2023, sejalan dengan ekspektasi konsensus. LPR 1 tahun yang digunakan sebagai acuan fasilitas pinjaman jangka menengah untuk pinjaman korporasi dan rumah tangga, tidak berubah di 3,65%, sedangkan tingkat 5-tahun yang menjadi acuan untuk KPR dipertahankan di 4,30%.

*   Surplus perdagangan Indonesia turun menjadi USD2,91 miliar pada Maret 2023 dari USD4,54 miliar pada Maret 2022 dan di bawah ekspektasi konsensus yaitu surplus sebesar USD3,99 miliar. Ini merupakan surplus perdagangan terkecil sejak Mei 2022, seiring penurunan ekspor sebesar 11,3% YoY karena pelemahan harga komoditas.

*   IHSG ditutup menguat 0,50% atau 34bps ke level 6.821,81.

*   Rupiah ditutup melemah 0,37% atau 55bps ke level Rp14.845/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp14.790/USD.   


Demikian disampaikan, terima kasih.


Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP