Financial Market Update

POI - Point of Interest:

*   Yield US Treasury tenor 10-tahun turun ke level 3,31%, merupakan level terendahnya sejak September 2022 seiring data terbaru menimbulkan kekhawatiran investor terkait kesehatan ekonomi AS yang meningkatkan kemungkinan bahwa Fed akan segera mengakhiri siklus kenaikan suku bunganya.

*   PMI Servis di AS turun ke level 51,2 pada Maret 2023 dari level 55,1 pada Februari 2023 dan jauh di bawah perkiraan konsensus di level 54,5. Data tersebut menunjukkan pertumbuhan paling lambat di sektor servis dalam tiga bulan terakhir, seiring permintaan konsumen yang turun ke level terendahnya sejak September 2020.

*   Bisnis swasta di AS menciptakan 145 ribu pekerjaan pada Maret 2023, jauh di bawah 261 ribu pada Februari 2023 dan perkiraan konsensus sebanyak 200 ribu, sebagai tanda bahwa pasar tenaga kerja AS telah melambat seiring permintaan konsumen yang surut dan bunga pinjaman yang meningkat signifikan.

*   Defisit perdagangan di AS meningkat menjadi USD70,5 miliar pada Februari 2023, merupakan tingkat defisit tertingginya dalam empat bulan terakhir dan sedikit di atas perkiraan konsensus sebesar USD69 miliar. Sementara itu, defisit dengan China meningkat USD3,2 miliar menjadi USD25,2 miliar.

*   Baru-baru ini, Presiden Prancis Emmanuel Macron melakukan perjalanan ke China dengan kepala Komisi Eropa. China memandang bahwa Macron sebagai tokoh penting dalam politik Eropa yang berpotensi untuk menciptakan hubungan yang renggang antara Eropa dan AS dalam tujuan pendekatan mereka ke China.

*   IHSG ditutup melemah 0,39% atau 27bsp ke level 6.792,77.

*   Rupiah ditutup menguat 0,08% atau 12bps ke level Rp14.913/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp14.925/USD.   


Demikian disampaikan, terima kasih.


Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP