Financial Market Update
POI - Point of Interest:
Yield
US Treasury tenor 10-tahun terkonsolidasi di sekitar level 3,98% di tengah
sikap hawkish Fed yang didukung oleh data ekonomi AS yang kuat. Rilis data
pekerjaan AS baru-baru ini menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja AS yang masih
ketat, mendukung keyakinan bahwa pengetatan kebijakan moneter Fed kemungkinan
masih jauh dari usai.
Jumlah
lowongan pekerjaan di AS turun sebanyak 410.000 menjadi 10,8 juta pada Januari
2023 lebih rendah dari 11,2 juta pada Desember 2022, tetapi masih di atas
ekspektasi konsensus yaitu penurunan sebanyak 10,5 juta. Kondisi pasar tenaga
kerja yang ketat seringkali dikaitkan dengan tingkat inflasi yang tinggi.
Menurut
data ADP, bisnis swasta di AS secara tak terduga menciptakan sebanyak 242 ribu
pekerjaan pada Februari 2023, jauh di atas 119 ribu pada Januari 2023 dan di
atas perkiraan konsensus sebanyak 200 ribu. ADP mencatat bahwa ada tradeoff di
pasar tenaga kerja saat ini seiring aktivitas perekrutan yang tetap kuat di
tengah pertumbuhan gaji masih cukup tinggi.
Defisit
perdagangan AS meningkat terbatas ke level tertingginya selama tiga bulan
terakhir menjadi sebesar USD68,3 miliar pada Januari 2023 dari USD67,2 miliar
pada Desember 2022, dibandingkan dengan perkiraan konsensus yaitu defisit
sebesar USD68,9 miliar. Ekspor AS naik 3,4% menjadi USD257,5 miliar, sedangkan
impor AS juga naik 3% menjadi USD325,8 miliar.
Indeks
Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia turun ke level 122,4 pada Februari 2023 dari
level tertingginya selama lima bulan terakhir di level 123,0 pada Januari 2023,
hal tersebut mencerminkan dampak kenaikan tekanan harga menjelang bulan suci
Ramadan.
IHSG
ditutup menguat 0,35% atau 23bsp ke level 6.799,80.
Rupiah
ditutup menguat 0,06% atau 10bps ke level Rp15.425/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level
Rp15.435/USD.
Demikian disampaikan, terima kasih.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP