Financial Market Update
POI - Point of Interest:
Yield
US Treasury tenor 10-tahun terkonsolidasi di sekitar level 3,50%, seiring
dimulainya pertemuan Fed dan meningkatnya kekhawatiran investor terkait hasil
kebijakan suku bunganya. Investor juga akan melihat panduan Fed terkait kebijakan
suku bunganya ke depan dan ekspektasinya terhadap prospek ekonomi AS. Termasuk
pertanyaan apakah inflasi akan segera mereda dan kemungkinan ekonomi AS
menghindari resesi yang parah ke depan.
International
Monetary Fund (IMF) menaikkan estimasi pertumbuhan ekonomi globalnya untuk
tahun ini sebesar 0,2% menjadi 2,9% YoY dari perkiraan sebelumnya pada Oktober
2022, seiring meredanya inflasi global, secara mengejutkan permintaan yang kuat
di AS dan Eropa, dan pembukaan kembali aktivitas ekonomi China akan menopang
ketahanan pertumbuhan ekonomi global ke depan.
IMF
memperkirakan bahwa inflasi global setelah mencapai level 8,8% YoY pada tahun
2022, inflasi global diperkirakan akan turun ke level 6,6% YoY pada tahun 2023
dan ke level 4,3% YoY pada tahun 2024, masih di atas level pra-pandemi sekitar
3,5% YoY.
Indeks
PMI Manufaktur versi NBS secara tak terduga meningkat ke level 50,1 pada
Januari 2023 dari level 47,0 pada Desember 2022, merupakan ekspansi pertama
pada sektor manufaktur sejak September 2022, dan di atas perkiraan konsensus
pada level 49,8, didukung oleh keputusan China untuk keluar dari kebijakan
zero-Covid akhir-akhir ini.
Ekonomi
Eropa tumbuh terbatas sebesar 0,1% QoQ pada 4Q22, turun dari pertumbuhan
sebesar 0,3% QoQ pada 3Q22, tetapi di atas perkiraan konsensus yaitu kontraksi
sebesar 0,1% QoQ. Ini merupakan laju pertumbuhan ekonomi Eropa yang terlemah
sejak 1Q21 seiring permintaan konsumen dan aktivitas ekonomi terpukul oleh
inflasi yang tinggi dan kenaikan suku bunga, serta bottleneck pada rantai
pasokan.
IHSG
ditutup menguat 0,34% atau 23bps ke level 6.862,26.
Rupiah
ditutup menguat 0,10% atau 15bps ke level Rp14.975/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp14.990/USD.
Demikian disampaikan, terima kasih.
Divisi Pengelolaan Investasi
DAPENBI IP