Financial Market Update

POI - Point of Interest:

*   ECB memiliki ruang yang terbatas untuk memperlambat laju kenaikan suku bunganya ke depan karena krisis energi yang berkepanjangan akan menjaga level inflasi kawasan Eropa yang tinggi dalam waktu yang lebih lama. Hal tersebut memberikan sinyal bahwa ECB akan mempertahankan kenaikan suku bunga sebesar 75 bp bulan depan.

*   Harga minyak Brent turun lebih dari 4% ke sekitar USD85/barel seiring pelaku pasar yang mencoba mengevaluasi dampak dari kebijakan price cap yang diusulkan G7 terhadap minyak Rusia di kisaran USD65-70/barel. Kebijakan price cap dan embargo Eropa terhadap minyak Rusia diusulkan akan dimulai pada 5 Desember 2022.

*   Di tengah krisis sektor properti di China, Industrial and Commercial Bank of China (ICBC), bank terbesar China berdasarkan aset, mengumumkan bahwa siap untuk memompa kredit lebih dari USD162 miliar ke beberapa pengembang properti yang memiliki masalah likuiditas selama lebih dari setahun.

*   Pasar keuangan AS termasuk pasar saham, pasar obligasi, dan bank tutup pada hari Thanksgiving 2022, yang dirayakan pada hari Kamis ke-empat setiap bulan November. Setelah hari Thanksgiving, pasar keuangan AS juga akan tutup lebih awal pada pukul 1.00 p.m pada Black Friday pada 25 November 2022.

*   Baru-baru ini, G20 berkomitmen untuk memangkas subsidi BBM untuk menekan pemborosan dalam penggunaannya. Pemotongan subsidi BBM merupakan bagian dari upaya transisi energi rendah karbon untuk memerangi perubahan iklim. Pemerintah Indonesia mengatakan, usulan pengurangan subsidi BBM harus memiliki roadmap yang lebih jelas ke depan.

*   IHSG ditutup melemah 0,39% atau 27bps ke level 7.053,15.

*   Rupiah ditutup melemah terbatas 0,06% atau 9bps ke level Rp15.673/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp15.664/USD.   


Demikian disampaikan, terima kasih.


Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP