Financial Market Update

POI - Point of Interest:

*   Untuk bulan Oktober 2022, 261 ribu pekerjaan tercipta di AS berada di atas perkiraan konsensus sebesar 200 ribu pekerjaan. Penambahan pekerjaan terbanyak berada pada sektor perawatan kesehatan, jasa profesional, dan manufaktur. Sementara itu, tingkat pengangguran naik menjadi 3,7% pada Oktober 2022 dari sebesar 3,5% pada September 2022 yang merupakan level terendahnya selama 29 bulan terakhir.

*   Harga minyak Brent naik lebih dari 4,0% ke USD98,5/barel seiring meningkatnya spekulasi investor bahwa China akan melonggarkan pembatasan Covid-19 dalam beberapa bulan mendatang yang meningkatkan prospek permintaan minyak global ke depan. Sementara itu, spekulasi bahwa OPEC+ akan melakukan intervensi lebih lanjut di pasar untuk menopang harga. Goldman Sachs menaikkan proyeksi harga minyaknya untuk tahun 2023 ke rata-rata USD110/barel dari USD105/barel sebelumnya.

*   Baru-baru ini, China telah menepis rumor pasar terkait kebijakan zero-Covid yang diperkirakan akan berakhir lebih cepat. China menekankan akan tetap berkomitmen pada kebijakan zero Covid-19 mereka yang tercermin pada sebagian besar pengunjung internasional yang ditolak masuk ke China dan aktivitas beberapa kota yang dibatasi tanpa peringatan terlebih dahulu.

*   Di AS, beberapa pernyataan pejabat Fed dan mid-term election serta data tingkat inflasi akan dilihat dengan cermat oleh para investor. Di Eropa, investor akan memantau tingkat pertumbuhan PDB Inggris untuk 3Q22 dan penjualan ritel untuk Kawasan Eropa. Selain itu, China akan merilis data perdagangan luar negeri dan data tingkat inflasi. Terakhir, Indonesia, Malaysia, dan Filipina akan merilis data pertumbuhan PDB untuk 3Q22.

*   Menurut Kementerian Keuangan, Indonesia akan menaikkan tarif cukai untuk produk-produk tembakau dengan rata-rata sebesar 10% tahun depan, sebagai upaya pengendalian konsumsi rokok. Selanjutnya, pajak tembakau akan dinaikkan lagi sebesar 10% pada tahun 2024.

*   IHSG ditutup menguat 0,81% atau 57bps ke level 7.102,40. IHSG menguat sejalan dengan arah pasar global karena hasil PDB yang solid juga mendorong pasar naik hari ini. Saham berkapitalisasi besar dan nama komoditas naik untuk mendukung pasar hingga ditutup di atas 7.100. Harga logam semalam yang kuat memicu arus beli ke nama-nama logam, MDKA melonjak 6%, INCO melonjak 5,9%, ANTM menguat 4,4% dan TINS naik 4%.

*   Rupiah ditutup menguat 0,19% atau 30bps ke level Rp15.708/USD, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp15.738/USD.   


Demikian disampaikan, terima kasih.


Divisi Pengelolaan Investasi

DAPENBI IP